Beranda Kutai Timur PWI Kutim Gelar Pameran Fofo Lingkungan dan Diskusi Publik

PWI Kutim Gelar Pameran Fofo Lingkungan dan Diskusi Publik

135
0

Satumejanews.id. SANGATTA – Memperingati HUT ke-5 PWI Kutim, selain melakukan pelatihan jurnalistik beberapa waktu lalu, kini menggelar event ‘Kesah PWI Kutim’ melalui pameran foto lingkungan dan dirangkai diskusi publik, terkait dengan persoalan banjir yang terjadi di Sangatta beberapa bulan lalu.

Kegiatan yang dikemas dengan diskusi publik bertajuk “Menata Ulang Banjir Sangatta”, akan dilaksanakan Senin (31/10/2022) di area Kedai Salo Brew samping Jembatan Masabang mulai pukul 19.00 Wita hingga selesai.

Dalam diskusi ini, PWI Kutim menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya seperti Anggota DPRD Kutim Faizal Rachman, Ketua Prodi sekaligus Dosen Ilmu Kelautan STIPER Kutim Imanudin, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim Noviari Noor dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) M Muhir.

Ketua PWI Kutim Ibnu Djuraid dalam siaran persnya menegaskan, jika kegiatan ini difokuskan golnya bagaimana diskusi menjadi langkah alternatif dalam memperkuat nilai-nilai demokrasi berbasis pengetahuan, dan kesadaran masyarakat di Kutim khususnya Kota Sangatta.

Anggota PWI Kutim mempersiapkan pameran foto lingkungan yang masuk dalam rangkaian kegiatan diskusi publik bertajuk “Menata Ulang Banjir Sangatta”. (istimewa)

“Ya tujuannya PWI Kutim ingin menghadirkan forum diskusi bagi masyarakat sipil, akademisi, aktivis, pemerintah serta para korban banjir Sangatta, dengan wacana pembaruan dalam membaca persoalan banjir Sangatta dan persoalan teknis serta isu lingkungan yang ada di Kutim,” ulasnya.

Diharapkan, diskusi itu akan meningkatkan partisipasi warga dan membangun solidaritas, serta memperkuat keguyuban masyarakat, khsusnya di Sangatta.

“Hasil manfaatnya dapat merawat silaturahmi pemikiran antar sesama masyarakat luas. Terutama warga Sangatta dan korban terdampak banjir, kalangan organisasi dan pemerintah, aktivis serta lembaga yang tengah melakukan kajian maupun penelitian pada persoalan banjir Sangatta,” urai Ibnu, panggilan akrab Ketua PWI Kutim.

Selanjutnya, Ibnu berharap bahwa perbincangan terbuka ini dapat memberikan nilai positif dan produktif dalam upaya pemenuhan hak-hak warga terdampak serta penguatan kebencanaan di Kutim.

Dalam event ini, PWI Kutim juga menampilkan pameran foto bertema lingkungan seperti yang ada di Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan dan Bengalon. Total ada 20 foto yang ditampilkan mulai dari 10 foto yang memotret dampak deforestasi, karya jurnalis foto asal Barcelona Spanyol yakni Edu Ponces dari RUIDO Photo dan 10 foto dari wartawan PWI Kutim. (*)

Artikulli paraprakSepak Bola Porprov XI Kalsel  : Tim Kotabaru dan Banjarmasin Sudah Konfirmasi, HST Nginap di Nagara
Artikulli tjetërMaria Majewska : Suka Ilat Sapi dan Buah Rambutan, akan Bawa Budaya Salim ke Polandia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini