Beranda Keagamaan 10 Juni, Jemaah Calon Haji Kutim Terbang Jedah

10 Juni, Jemaah Calon Haji Kutim Terbang Jedah

2116
0

Satumejanews.id. SANGATTA – Musim haji tahun 2024 ini, Kutai Timur (Kutim) bakal memberangkat jemaah calon haji sebanyak 199 orang, terdiri 104 perempuan dan 95 laki-laki.

“Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, jemaah calon haji Kutim akan berangkat ke embarkasi Balikpapan tanggal 8 Juni 2024 mendatang. Pelepasan dilakukan di majis Agung A- Faruq oleh Bupati Kutim Pak Ardiansyah Sulaiman. Kemudian tanggal 10 Juni terbang menuju ke Jedah dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sepinggan (SAMS) Balikpapan, sekitar pukul 07.00 Wita,” kata H Sofiansyah, selaku Kepala Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kemenag Kutim, belum lama ini.

Jemaah calon haji Kutim akan menggunakan pesawat Garuda Indonesia, dengan nomor penerbangan GA 4119 pada Senin (10/6/2024) pukul 06.25 Wita. Kutim sendiri tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 19.

Seharusnya menurut Sofian, panggilan akrabnya, Kutim memberangkatkan 200 jemaah. Karena ada yang meningggal, sehingga hanya 199 orang saja.

Terkait kesiapan jemaah tambahnya, Kemenag Kutim sudah melaksanakan tugas semaksimal mungkin dengan penyelesaian proses administrasi seperti paspor dan lainnya sudah aman dan tidak ada kendala. Selain itu juga telah dilaksankaan manasik yang dilakukan selama 10 kali pertemuan.

“Setelah mengikuti manasik, diharapkan seluruh jemaah memahami bisa mandiri ketika berada di Tanha Suci. Sehingga tidak tergantung kepada petugas haji yang mendampingi walaupun petugas tetap melakukan pendampingan selama berada di sana,” ujarnya.

Sofiansyah menambahkan dalam keberangkatan haji tahun ini, dirinya akan berangkat melakukan pendampingan Calhaj Kutim dibantu 5 orang tim.

“Alhamdulillah saya tahun ini berangkat menjadi petugas haji dibantu lima orang petugas haji. Yakni satu orang dari Petugas Haji Kemenag Kaltim sebagai Ketua Kloter, satu petugas medis Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim dan satu petugas Dokter dari Berau hasil seleksi dan dua Petugas Haji Daerah (PHD) Kutim dari Bagian Pelayanan Haji dan Pelayanan Kesehatan. Jadi ada 4 petugas haji kloter dibiayai pusat dan 2 petugas haji daerah dibiayai Kabupaten Kutim,” terangnya.

Dijelaskan, jemaah calon haji Kutim usia tertua atas nama Saibah dan Syaila berusia 81 tahun. Sedangka  jemaah termuda berusia 18 tahun atas nama Kalisah. (sm4)

Artikulli paraprakDishub Kutim Sosialisaikan SALUD di TK Pembina
Artikulli tjetërSecara Hukum, Kampung Sidrap Tetap Masuk Wilayah Kutim

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini