Beranda Kutai Timur Mengantar Camat Purna Tugas, Bupati Berikan Apresiasi atas Pengabdiannya

Mengantar Camat Purna Tugas, Bupati Berikan Apresiasi atas Pengabdiannya

332
0

Satumejanews.id. KUTAI TIMUR – Kawasan di Café Jati Beach, Teluk Lingga, Sangatta, Kutai Timur (Kutim) pada Selasa (1/9/2026) terasa berbeda dari biasanya. Sejumlah pejabat, terutama camat berkumpul dengan suasana akrab dan kekeluargaan.

Acara yang dikemas dengan sederhana itu, juga dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dan sejumlah pejabat lingkup Pemkab Kutim lainnya. Kegiatan itu merupakan pengantar purna tugas tiga camat yang sudah memasuki masa pensiun. Mereka adalah, Camat Sangatta Selatan Abas, Camat Camat Kaliorang Rusnomo dan Camat Muara Bengkal Mansyur Adi.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan para camat selama menjalankan amanah sebagai aparatur negara sekaligus pelayan masyarakat.

Menurutnya, menjadi abdi negara dan abdi masyarakat merupakan tanggung jawab besar yang melekat pada setiap aparatur. Tanggung jawab tersebut harus tetap dijalankan dengan sebaik-baiknya hingga akhir masa tugas.

“Abdi negara, abdi masyarakat memiliki tanggung jawab penuh untuk melayani masyarakat karena kita sudah mengambil sumpah. Bahkan tinggal satu hari pun kita masih memiliki tanggung jawab untuk tetap bertugas,” tegasnya.

Ardiansyah menyebut, di tengah masyarakat sering muncul pandangan mengenai kebanggaan dalam menjalani profesi. Sebagian orang merasa bangga menjadi pengusaha, sementara sebagian lainnya merasa bangga dapat mengabdikan diri sebagai pelayan masyarakat.

Namun, kata dia, setiap pilihan memiliki konsekuensi dan tanggung jawab masing-masing.

“Semua memiliki risiko. Satu kaki ke surga, satu kaki di neraka. Tinggal bagaimana kita melangkah dan bagaimana kita mengambil keputusan dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh aparatur pemerintahan pada dasarnya memiliki tugas yang sama, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kendati demikian, tidak seluruh hasil dari pengabdian tersebut dapat dirasakan secara langsung.

Karena itu, setiap aparatur diminta menjadikan masa pengabdian sebagai kesempatan untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Khusus kepada para camat yang memasuki masa purna tugas, Ardiansyah meyakini bahwa selama menjalankan amanah, mereka telah memberikan kontribusi dan dampak positif bagi masyarakat di wilayah masing-masing.

“Jasa Bapak dan Ibu akan dikenang sepanjang masa, meskipun suatu saat kita sudah tidak ada. Alhamdulillah, jasa-jasa yang telah dihasilkan sudah memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya.

Ia berharap, pengabdian para camat yang telah menyelesaikan masa tugasnya dapat menjadi motivasi bagi aparatur yang masih aktif untuk terus memberikan pelayanan terbaik.

Menurutnya, salah satu hal terpenting dalam menjalankan tugas pemerintahan adalah bagaimana setiap aparatur mampu meninggalkan legacy atau warisan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kata kuncinya adalah jalankan tugas dengan baik. Karena legacy itulah yang akan kita torehkan kepada masyarakat,” pesan Ardiansyah.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga mengingatkan para camat yang masih aktif untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi iklim yang berpotensi memengaruhi wilayah Kutim. Ia meminta jajaran kecamatan memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah desa hingga tingkat RT.

Koordinasi tersebut dinilai penting agar berbagai potensi dampak yang muncul dapat diantisipasi lebih awal, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

Kegiatan silaturahmi Forum Camat Kutim tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarpimpinan wilayah serta memberikan penghormatan atas perjalanan pengabdian para camat yang telah menyelesaikan masa tugasnya.(sm2)