Satumejanews.id. BARABAI — Sosok Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Hulu Sungai Tengah (HST), H Muhammad Yani, disebut Bupati Samsul Rizal sebagai birokrat yang berdedikasi tinggi. Itu terungkap saat acara perpisahan dengan Pak Yani yang sekarang memasuki masa purna tugas.
”Ulun selaku Bupati Hulu Sungai Tengah jujur dan bersyukur ketemu Pak Yani yang memang bekerjanya luar biasa. Bekerja secara maksimal untuk membangun Hulu Sungai Tengah,” ujar Bupati Rizal pada acara perpisahan di Pendopo Bupati HST, Selasa malam, 1 September 2026.
Bupati menyebut, selama menjalankan tugas, tentunya tidak sedikit tanggung jawab dan tantangan yang dihadapi. Juga berbagai gagasan, pemikiran, dan masukan yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan.
”Tentu ada rasa haru dalam perpisahan ini. Namun, kita patut bersyukur karena telah diberikan kesempatan untuk berbagi kebersamaan, pengalaman, dan perjalanan pengabdian. Jabatan boleh berakhir, masa tugas boleh selesai, tapi silaturahmi, persaudaraan, dan kenangan tidak akan pernah berakhir,” ujar Bupati Rizal ditemani istrinya, Ny Deni Era Yulyantie.

Lantas Pak Yani pun — sapaan akrabnya — berbagi cerita di malam purna tugas (perpisahan) yang dihadiri para unsur Forkopimda, kepala dinas, camat dan undangan lainnya. Ia menceritakan kilas balik perjalanan karirnya di dunia birokrasi yang mulai meniti dari dasar.
”Perjalanan karir kami pertama mulai dari tamat SMA. Mungkin sama dengan Pak Bupati dari bawah jua. Kami dari golongan 2A, waktu itu masih ikatan dinas di APDN Banjarbaru. Dulu diangkat sekaligus selanjutnya disekolahkan,” kenang pria berbadan subur itu.
Pak Yani bersyukur, dari bawah hingga sampai pada puncak karir dan bisa purna tugas ini dengan lancar. Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh Bupati Samsul Rizal.
”Kami banyak berterima kasih atas dukungan dan fasilitasi Pak Bupati yang luar biasa. Kami mohon diri dan mohon izin, terima kasih kalau ada hal-hal yang kurang berkenan kami mohon maaf,” ucap Pak Yani seperti menahan rasa penuh haru.

Pria yang low profile, mudah tersenyum dan cepat akrab ini menegaskan, meski tugas di kedinasannya telah berakhir, ruang untuk mengabdi dan bersinergi bagi kemajuan Bumi Murakata — HST masih terbuka lebar.
”Ulun, Insya Allah siap untuk terus mendukung kebijakan-kebijakan atau pun agenda-agenda dari Pak Bupati,” ujarnya saat berbicara di podium ditemani istri dan anaknya.
Apa kegiatan dan bagaimana setelah purna tugas ini? Pak Yani yang memakai kemeja lengan pendek warna biru malam bercorak khas itu berencana akan berkegiatan di bidang seni dan budaya. “Itu passion (gaya) kita kan,” jawabnya kepada para awak media.
Selain itu, aktivitas lainnya ia akan kembali berkebun dan juga apabila diberi kepercayaan, Yani mengaku masih tertarik untuk berbagi ilmu untuk mengajar di PSDKU ULM di bidang program studi Ekonomi Pembangunan. Semoga! (adv-msb/jjd).



























