Beranda Kalimantan Timur Jelang Pelaksanaan MTQ Nasional di Semarang, 57 Kafilah Kaltim Ikuti TC di...

Jelang Pelaksanaan MTQ Nasional di Semarang, 57 Kafilah Kaltim Ikuti TC di Jakarta

339
0

Satumejanews.id. JAKARTA  – Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-31 di Semarang, Jawa Tengah, September 2026, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kaltim makin intens meningkatkan durasi pemusatan latihan (TC) peserta kafilah.

Sebanyak 57 peserta MTQ Nasional dari Kaltim mulai hari ini (8/8) selama satu bulan penuh sampai dengan tanggal 9 September 2026 diasramakan di Wisma Pamentas, Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan untuk mengikuti pemusatan pelatihan yang terakhir secara offline (tatap muka).

Koordinator pelatih, Hajarul Akbar, menyampaikan bahwa untuk pelatihan yang terakhir ini, para peserta diminta untuk meningkatkan disiplin dan semangat untuk berlatih dengan sungguh-sungguh. Semua kafilah dari berbagai provinsi di Indonesia tentu melakukan hal yang sama untuk mempersiapkan diri meraih prestasi terbaik di ajang bergengsi MTQ Tingkat Nasional pada Bulan September yang akan datang.

Lebih lanjut, Ustadz Hajarul menjelaskan bahwa selama pelatihan nanti peserta wajib mengikuti try-out atau uji coba sebanyak 8 (delapan) kali, yaitu setiap hari Rabu dan hari Sabtu. Untuk hari Rabu, try-out dilaksanakan di Wisma Pamentas, dengan menghadirkan para pelajar dan santri dari sekitar Wisma. Sedangkan untuk uji coba (praktik) setiap hari Sabtu dilakukan di luar Wisma, dengan pertimbangan pada hari libur tingkat kemacetan  di Jakarta mengalami penurunan, sehingga perjalanan ke luar bisa berjalan dengan lancar.

“Selama pelatihan peserta dibimbing oleh para pelatih nasional. Di samping itu, diberikan pembinaan kedisiplinan dari institusi TNI Angkatan Darat. Selain itu, juga akan dilakukan  penguatan motivasi bagi para peserta, agar mereka bisa meraih prestasi maksimal”, pungkas Hajarul.

Wakil Ketua II LPTQ, Dasmiah, yang sehari-hari bertugas sebagai Kepala Biro Kesra menjelaskan, bahwa sebanyak 57 orang peserta yang mengikuti TC, berasal dari 8 daerah.  Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sebanyak 13 orang, Samarinda 11 orang, Kutai Kartanegara (Kukar) 10 orang, Bontang 6 orang, Balikpapan 5 orang. Sedangkan Berau, Paser, dan Penajam Paser Utara masing-masing 4 orang. Adapun Kabupaten yang tidak mengirimkan peserta adalah Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

“Usai penutupan pelatihan pada tanggal 9 September 2026, para peserta pelatihan langsung diberangkatkan ke Semarang dengan memakai 2 (dua) kendaraan bus untuk menghadapi event MTQ Tingkat Nasional pada Tahun 2026”, jelas Hamsani, Wakil Sekretaris I LPTQ Kaltim.

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) yang diwakili Sekda, yang juga menjabat sebagai Ketua LPTQ Kaltim, Sri Wahyuni  ketika membuka acara pemusatan pelatihan, mengingatkan kembali kepada seluruh peserta pelatihan  bahwa beban mempertahankan juara itu lebih berat, dibandingkan baru berusaha meraih juara, karena untuk meraih juara itu tidak ada beban.

“Kaltim pernah meraih juara umum berturut-turut. Pada  MTQ Nasional XXX Tahun 2024 di Samarinda, Kaltim meraih juara umum. Selanjutnya pada Tahun 2025, lagi-lagi Kaltim meraih juara umum, pada Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) Tingkat Nasional XXVIII di Kendari, Sulawesi Tenggara”, kata Sri Wahyuni.

Beban berat inilah yang harus dipertaruhkan pada gelaran MTQ Tingkat Nasional XXXI yang akan berlangsung pada 11 – 20 September 2026 di Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng). “Akankah Kaltim masih bisa mempertahankan sebagau juara umum,” tambahnya.

Jauhar Efendi, selaku Wakil Ketua LPTQ Kaltim melaporkan dari Wisma Pamentas, usai dibuka Sekda Kaltim, dilanjutkan dengan peninjauan ruang-ruang pelatihan pada berbagai cabang/golongan serta peninjauan Asrama peserta selama pelatihan. Sekda mengaku puas dengan fasilitas yang diberikan oleh pihak Yayasan, walaupun sederhana, cukup representatif dan cukup bersih.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Kaltim, Abdul Kholiq, yang juga sebagai Wakil Ketua I LPTQ Kaltim, Sekretaris LPTQ, Rudi Kartono, yang sehari-hari menjabat sebagai Kabid Bimas Islam Kemenag Kaltim, Wakil Sekretaris I LPTQ Kaltim, yang sehari-hari menjabat sebagai Kabag Bina Mental pada Biro Kesra Kaltim, Prof. Dr. Bambang Iswanto, serta beberapa perwakilan pelatih dan beberapa staf Sekretariat LPTQ Kaltim. (*/sm)