Beranda Kominfo Kutim Pemkab Kutim Perluas Program Komite Gender ke Seluruh Perusahaan Sawit

Pemkab Kutim Perluas Program Komite Gender ke Seluruh Perusahaan Sawit

331
0

Satumejanews.id KUTAI TIMUR – Program pembentukan Komite Gender di enam perusahaan perkebunan kelapa sawit Kutai Timur (Kutim) tidak berhenti sebagai proyek percontohan. Pemerintah daerah menyiapkan pembinaan berkelanjutan dan membuka peluang perluasan ke seluruh perusahaan sawit di wilayah tersebut.

Plt Kepala DP3A Kutim Idham Cholid menegaskan enam perusahaan yang telah membentuk Komite Gender merupakan tahap awal pengarusutamaan gender di sektor perkebunan. Ke depan, model ini akan dikembangkan ke perusahaan-perusahaan sawit lainnya mengingat cakupan industri perkebunan di Kutim sangat besar.

“Tidak hanya pada enam perusahaan ini, tapi nanti ke depannya akan dikembangkan ke perusahaan-perusahaan yang lain. Karena di Kabupaten Kutai Timur itu sangat banyak sekali,” ujar Idham saat pembentukan Komite Gender PT Kemilau Indah Nusantara (KIN) di Bengalon, Sabtu (29/8/2026).

Dukungan manajemen perusahaan menjadi kunci keberlanjutan program. Idham menyatakan berbagai program kerja yang disusun komite harus mendapat dukungan penuh dari manajemen agar hak-hak perempuan lebih terakomodasi dan potensi diskriminasi dapat ditekan.

Untuk memastikan keberlanjutan, DP3A bersama Yayasan Solidaridad Indonesia akan melakukan pembinaan dan pelatihan secara langsung maupun tidak langsung. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengurus mengenai kesetaraan gender sekaligus memperkuat kapasitas mereka dalam menjalankan fungsi komite.

“Supaya berkelanjutan nanti, maka ada program pembinaan dari DP3A dengan Solidaridad baik secara langsung maupun tidak. Kemudian ada lagi pelatihan-pelatihan juga,” jelasnya.

Pengurus komite dituntut memiliki kemampuan menjalankan program kerja, menyerap aspirasi pekerja, serta membangun komunikasi dengan manajemen sehingga berbagai persoalan dapat ditangani melalui mekanisme yang terarah.

Idham berharap pengalaman enam perusahaan percontohan dalam membentuk struktur, menyusun program, hingga membangun komunikasi dengan manajemen dapat menjadi pembelajaran bagi perusahaan lain. Tujuan akhirnya, pengarusutamaan gender tersosialisasi dengan baik ke seluruh perusahaan sawit di Kutai Timur.

“Harapannya nanti program-program pengarusutamaan gender itu tersosialisasikan dengan baik ke seluruh perusahaan sawit di wilayah Kabupaten Kutai Timur,” pungkasnya.

Pembentukan Komite Gender di PT KIN merupakan perusahaan keenam yang masuk dalam rangkaian program kolaborasi Pemkab Kutim melalui DP3A dengan Yayasan Solidaridad Indonesia tahun 2026.(adv/sm4)