Beranda Kalimantan Selatan ‎Bupati HST Hadir Berbagi Duka, Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Gang Sawahan...

‎Bupati HST Hadir Berbagi Duka, Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Gang Sawahan Bulau – Barabai

386
0

‎Satumejanews.id. BARABAI — Tak sampai 24 jam pasca kebakaran dahsyat di Gang Sawahan Bulau — Barabai, Bupati HST Samsul Rizal hadir di tengah warga.  Ia berbagi duka dan menyerahkan bantuan kepada para korban kebakaran, Kamis (5/3/2026).

‎”Pemerintah daerah akan terus hadir untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah. Semoga para korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Bupati Rizal dikutip dari rilis Kominfo HST.

‎‎Bupati Rizal agaknya ikut prihatin melihat puing-puing reruntuhan bangunan yang sudah rata dengan tanah. Ia pun berharap para korban tetap tabah. “Insya Allah, Allah tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan hamba-Nya,” timpalnya agak dalam. 

‎‎Orang nomor satu di Bumi Murakata — HST itu turun langsung dan meninjau tempat kejadian musibah (TKM). Di sini, ia yang disertai jajaran pejabat Pemkab HST untuk menyerahkan berbagai bantuan kepada para korban. 

‎‎Bantuannya antara lain beras, sarden, minyak goreng, gula pasir, air minum, serta mie instan. Sedang bagi korban yang rumahnya hangus 100 persen juga diberi bantuan tambahan seperti kasur, tenda gulung, family kit, kids wear, makanan dan lauk pauk siap saji, selimut, makanan anak, sandang anak, serta perlengkapan dapur keluarga.

‎‎Kebakaran di Jalan Sarigading Gang Sawahan — Bulau RT. 004, RW. 004, Kelurahan Barabai Utara, Kota Barabai, diketahui terjadi seusai warga buka puasa Rabu sore, 4 Maret 2026. Kebakaran ini  menghanguskan lima rumah warga dan satu orang luka bakar.

‎‎Korban yang  luka bakar 8 persen itu ialah Kirana (42), dan masih dalam perawatan medis di RSUD Haji Damanhuri, Barabai. Sedang korban yang rumah dan dokumennya terbakar habis 100% adalah Sayidin (Lani), Hj Erna, Basrah, dan H Ardi.  Satu rumah lainnya milik Rahmat Khairi terbakar 30% dan dokumennya terselamatkan.

‎‎Sejauh ini belum diketahui persis penyebab kebakaran di perkampungan padat penduduk itu.  Namun, pihak Kepolisian (Polres HST) sendiri sudah turun memasang garis polisi (police line) di lokasi  guna penyelidikan lebih jauh terkait penyebab musibah tersebut. (adv-msb/jjd).