Beranda Kalimantan Selatan ‎Selepas Berbuka, Gang Sawahan Bulau HST Membara, Lima Rumah Musnah, Satu Warga...

‎Selepas Berbuka, Gang Sawahan Bulau HST Membara, Lima Rumah Musnah, Satu Warga Luka Bakar

914
0

‎Satumejanews.id. BARABAI — Warga Kota Barabai, ibu kota Kab. Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel, digegerkan musibah kebakaran selepas berbuka puasa Rabu (4/3/2026). Kobaran api ini menyikat kawasan padat penduduk di Jalan Sarigading, Bulau, Gang Sawahan RT. 004, RW. 004, Kelurahan Barabai Utara, Kota Barabai.

‎‎Tidak ada korban jiwa.  Tapi,  kebakaran hebat yang mengagetkan warga seusai bunyi sirene untuk berbuka puasa pada sekira pukul 18.55 WITA itu menghanguskan lima rumah warga, termasuk satu orang mengalami luka bakar

‎‎”Benar, kebakarannya di perkampungan warga Jalan Sarigading, Gang Sawahan, Bulau.  Api sudah berhasil dipadamkan.  Tak ada korban jiwa dan satu orang luka bakar,” ucap Plt Kepala BPBDdan Damkar HST, Ahmad Fathoni melalu Kasi Kedaruratan, Fitriadinoor kepada media ini.

‎‎Dikonfirmasi Rabu malam, Fitriadinoor menyebut, satu korban luka bakar adalah Kirana (42), warga sekitar lokasi. “Korban mengalami luka bakar 8 persen dan sekarang dalam perawatan di RSUD Haji Damanhuri, Barabai,” jelasnya.

‎‎Sementara 4 dari 5 rumah bangunan kayu yang terbakar  dan membara 100% plus dokumennya milik Sayidin (Lani) dengan 1 KK (2 jiwa), Hj Erna (1 KK, 4 jiwa),  Basrah (rumah sewaan kosong), H Ardi (rumah sewaan kosong). Sedang rumah Rahmat Khairi (1 KK, 3 jiwa) dengan bangunan semi permanen terbakar 30%, dan dokumennya terselamatkan.

‎‎Terkait penyebab musibah ini, Fitriadinoor sendiri belum mengetahui apakah disebabkan korsleting listrik atau human error lainnya.  “Penyebab musibah ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib atau kepolisian),” katanya tanpa merinci lebih jauh.

‎‎Informasi awak media ini di TKM (Tempat Kejadian Musibah) menyebut begini. Para saksi mata melihat titik asal api berawal dari salah satu rumah milik Hj. Erna yang disewakan. “Kejadian awalnya sesaat setelah berbuka puasa dan tak lama berkumandang adzan Maghrib,” ucap Budi, Ketua RT 004 Kelurahan Barabai Utara.

‎‎Budi pun ikut sibuk dan panik. Sempat berjibaku bahu membahu membantu upaya pemadaman bersama petugas dan warga lainnya. Namun, padatnya rumah penduduk dan sempitnya akses jalan masuk gang Sawahan — Bulau, Barabai ini membuat petugas pemadam dan warga kesulitan menjinakkan api.

‎‎Kobaran si jago merah pun malah sempat menjadi-jadi.  Membubung tinggi ke angkasa, cepat merayap dan membakar bangunan yang sebagian besar berbahan kayu itu. Beruntung, berbagai upaya dan kesigapan petugas Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) bersama unsur TAGANA, TRC-BPBD, TNI-POLRI, warga dan relawan lainnya, api  berhasil dijinakkan dan padam sekitar satu jam kemudian.

‎‎Sejauh ini belum diketahui persis taksiran kerugian akibat musibah ini.  Begitu pun penyebab kebakaran yang tercatat kali pertama di bulan puasa Ramadhan 1447 H ini. Sedang pihak Kepolisian (Polres HST) sendiri kini masih mendalami dan menyelidiki lebih jauh penyebab musibah yang menyengsarakan puluhan jiwa warga Kota Barabai itu.  (msb/jjd).