Beranda Kalimantan Selatan Rakor Guru PAI, SD-SMP, Pemkab HST Terus  Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Rakor Guru PAI, SD-SMP, Pemkab HST Terus  Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan

453
0

Satumejanews.id. BARABAI –- Pemkab  Hulu Sungai Tengah (HST) terus menunjukkan komitmennya  meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu upayanya melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Jenjang SD dan SMP Angkatan 1 di Aula Bapperida HST, Kota Barabai, Rabu (18/2/2026).

‎‎Rakor yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) HST ini, dihadiri oleh Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi Elmi, Kepala Disdik  HST, Muhammad Anhar serta Kepala Bidang Bina SD dan SMP, Alamsyah Mappaompo dan Badaruddin.

‎”Peserta hari ini terdiri dari 5 orang pengawas satuan pendidikan, 46 orang guru PAI SMP se-Kabupaten HST, dan 50 orang guru PAI dari Kecamatan Barabai dan Batu Benawa.  Totalnya 101 peserta,” ucap Kadisdik Anhar melaporkan.

‎‎Anhar menyebut, pendidikan hari ini memiliki tantangan berat. Hasil konsolidasi nasional pendidikan pekan lalu, salah satu staf khusus Menteri Pendidikan menyatakan secara data, IQ Artificial Intelligence (AI) saat ini berada di angka 135. Sementara rata-rata manusia di angka 120, bahkan untuk Indonesia, rata-ratanya hanya 80 sampai 100.

‎”Kondisi itu diperparah dengan fenomena anak-anak generasi sekarang yang banyak mengonsumsi ‘junk food digital’. Mereka melakukan scrolling media sosial tanpa henti namun tidak ada pengetahuan yang melekat, sehingga IQ anak-anak cenderung menurun drastis,” ujar Anhar.

‎‎Ia menambahkan, jika guru hanya mengajarkan pengetahuan, hal itu jauh lebih mudah diakses anak-anak di luar sekolah dibanding apa yang diucapkan guru. Namun,  ada satu hal yang tidak pernah berubah, yaitu pengajaran karakter.

‎”Guru PAI memiliki beban moral yang besar karena mereka adalah miniatur keteladanan di sekolah. Jika guru agamanya tidak memberikan contoh, maka akan sulit bagi siswa untuk membangun karakter,” tegas Anhar di hadapan seluruh peserta rakor.

‎‎Lantas, Wakil Bupati HST Gusti Rosyadi Elmi menekankan begini.  Para guru PAI memiliki peran yang sangat vital dalam dunia pendidikan untuk membangun karakter anak, khususnya anak di usia SD dan SMP.

‎”Setiap sikap, perkataan, dan keteladanan guru akan memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan kepribadian anak. Kita harus mengubah mindset dari guru sebagai pengajar menjadi guru sebagai pendidik,” ujar Wabup Rosyadi.

‎‎ Wabup berharap implementasi adab dan sopan santun dapat terus diterapkan secara nyata di sekolah. Sehingga guru PAI tak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menjadi pembimbing moral dan karakter yang mampu membawa perubahan positif bagi masa depan generasi muda di HST. (adv-msb/jjd).