Satumejanews.id. MARTAPURA — Masya Allah! Kota Martapura, Kalsel, kini padat jamaah. Jutaan manusia dari berbagai penjuru Tanah Air sudah berjejal memadati jalan-jalan dan fasilitas umum kota ini untuk mengikuti Momen 5 Rajab 1447 H atau Haul ke-21 Ulama Besar KH. Zaini Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul) tahun ini.
“Sampai H-2 Jumat pagi ini, (26/12/205), Martapura sudah padat sekali dengan jamaah. Membludak, dan berjejal-jejal di sana sini,” ucap Ma’mun, salah satu warga Martapura kepada media ini.
Ma’mun dan warga lainnya menyebut, pada Kamis malam misalnya, kubah Abah Guru di Masjid Ar Raudah Sekumpul, sudah penuh. Bahkan jamaah meluber ke jalan-jalan saat acara rutin membaca Burdah.
“Malam tadi kubah Abah Guru sudah “hibak” jamaah sampai keluar ke jalan-jalan. Sebab, ada rutinan malam Jumat membaca Burdah,” ujar warga asal HSS (Hulu Sungai Selatan) yang tinggal di Martapura itu.

Jamaah lain asal Samarinda, Kaltim, Rosechan Anwar juga menyebut begini. “Sejak kami tiba di Martapura dengan selamat pada Kamis malam (25/12/2025), jamaah sudah sangat padat,” ujar Sechan — sapaan akrabnya ke media ini.
Sechan mengaku berangkat dari Samarinda ke Martapura bersama kawannya dengan 6 sepeda motor. Ia pun sempat beberapa kali singgah di Rest Area (tempat istirahat) yang menyediakan makanan dan minuman gratis.
TERUS BERTAMBAH
Jutaan jamaah di Martapura yang membludak Jumat pagi itu belum termasuk jamaah yang masih terus datang. Terus bertambah sepanjang Jumat siang hingga malam dari berbagai penjuru Kalimantan, Pulau Jawa dan Sumatera.
Jamaah Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul 2025 ini tidak hanya datang lewat jalur darat, melainkan juga jalur sungai dan laut dengan kapal ferry seperti dari Pulau Jawa dan Sumatera. Ada pula sebagian jamaah ekslusif yang pakai pesawat.

Sementara pantauan sepanjang Jumat pagi, siang hingga malam pukul 22.00 WITA, iring-iringan mobil dan motor sarat jamaah di ruas Trans Kalimantan arah Martapura hampir tak putus-putus. Maka, kemacetan mobil/motor berplat KT, KH, KU, dan DA sendiri pun mencapai ratusan kilometer.
“Kemacetan mobil dan motor jamaah asal Kaltim, Kalteng, Kaltara, dan Kalsel sendiri terpantau sampai ke Pantai Hambawang, HST,” ujar Gilang Pradifa, salah satu relawan asal HSS menjawab media ini.
Lantas hujan deras selepas Maghrib di daerah HST, HSS dan sekitar tak menyurutkan ribuan jamaah ke Sekumpul. Mereka seperti sangat siap menuluskan niat dan bertawassul mengikuti momen puncak 5 Rajab 1447 H atau Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul, pada Ahad malam nanti, 28 Desember 2025.
BEGINI PREDIKSI BPS
Di bagian lain, Badan Pusat Statistik (BPS) Kab. Banjar memerediksikan jumlah jamaah pada puncak Haul Abah Guru Sekumpul tahun ini mengalami kenaikan 46 persen. Angka kenaikannya diprediksi 1,9 juta orang dari tahun sebelumnya yang kisarannya 4,1 — 5 juta, hingga totalnya bisa sampai 6 juta orang.

Perwakilan BPS Kab. Banjar, Ahmad Fajar Novianto mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS setempat menyebut begini. Angka tersebut masih bersifat estimasi awal dan belum menjadi rilis secara resmi.
“Dari prediksi sementara, terdapat potensi kenaikan 46,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini masih estimasi dan akan kami validasi lebih lanjut,” ujar Fajar — dikutip awak media ini dari radarbanjarmasin.com. Kamis (24/12/2025).
Fajar menyebut, pelaksanaan 5 Rajab tahun lalu, jumlah jamaah diperkirakan di kisaran 4,1 — 5 juta orang. Dengan tren peningkatan tersebut, maka tambahan sekitar 1,9 juta jamaah berpeluang tahun ini. “Sehingga totalnya diperkirakan mendekati 6 juta jiwa,” jelasnya.
Prediksi lonjakan jamaah ini, sebutnya, dipengaruhi sejumlah faktor. Terutama berdekatan dengan libur sekolah, libur Natal, serta momentum akhir tahun. Kombinasi ini mendorong mobilitas masyarakat lintas daerah menuju Martapura.
“Faktor-faktor inilah yang meningkatkan arus kedatangan jamaah dari berbagai wilayah,” ucapnya, dan untuk mendukung estimasi penghitungan, BPS Ksb. Banjar akan menggunakan pendekatan statistik berbasis data visual, termasuk kerja sama dengan instansi terkait, serta pemanfaatan data CCTV di titik-titik padat. (jjd)


























