Beranda Infrastruktur Tekendala Lahan, Baru 16 Gerai Kopdes Merah Putih Terbangun,  Bupati HST :...

Tekendala Lahan, Baru 16 Gerai Kopdes Merah Putih Terbangun,  Bupati HST : Gunakan ADD untuk Pembelian Lahan

401
0

‎‎Satumejanews.id. BARABAI — Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalsel, terus memercepat pembangunan Gerai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dengan menitikberatkan pada penyediaan lahan sebagai faktor utama keberhasilan program strategis nasional tersebut.

‎‎Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) HST, Edy Rahmawan saat Focus Group Discussion (FGD) lintas sektor di Auditorium Setkab HST, Kamis (16/4/2026), menjelaskan, program ini telah berjalan sekitar 6 bulan sejak terbitnya Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2025.

‎”Kita sudah berproses bersama TNI melalui Kodim, Danramil, Babinsa, para Pembakal dan Camat. Namun dinamika di lapangan menunjukkan tidak semua desa memiliki aset yang sesuai untuk pembangunan gerai,” ujar Kadis PMD

‎‎Edy menjelaskan, saat ini terdapat 16 gerai Kopdes Merah Putih yang sudah dibangun. Selain itu, terdapat sejumlah opsi lahan yang sedang diproses, di antaranya aset desa, aset kabupaten, hingga peluang pembelian lahan oleh pemerintah desa.

‎‎Namun demikian, kendala utama terletak pada keterbatasan lahan yang memenuhi kriteria serta kemampuan anggaran desa untuk melakukan pembelian.

‎‎Menanggapi hal itu, Bupati HST, Samsul Rizal mengeluarkan kebijakan strategis. Ia membolehkan desa menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk pembelian lahan. Kebijakan ini diambil untuk mendukung percepatan program, terutama bagi desa yang tidak memiliki aset lahan memadai.

‎”Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, kami mendukung percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. Ini program prioritas nasional yang harus kita sukseskan bersama,” katanya.

‎‎Bupati Rizal menekankan, para camat untuk aktif mendorong desa-desa agar segera menyiapkan lahan yang sesuai dengan kriteria teknis, termasuk luas minimal, legalitas yang jelas, dan lokasi yang strategis.

‎‎Selain itu, pemerintah desa pun diminta untuk segera menyesuaikan perencanaan melalui perubahan RKP (Rencana Kerja Pemerintah) Desa dan penganggaran secara transparan dan akuntabel.

‎”Berdasarkan data sementara, masih puluhan desa yang menghadapi kendala, baik karena belum memiliki lahan, keterbatasan anggaran, maupun masih dalam tahap negosiasi harga. Kondisi ini menunjukkan perlunya koordinasi dan komunikasi yang lebih intensif antar pihak terkait,” sebut Bupati.

‎”Dengan semangat gotong royong, saya mengajak kepada seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung program-program pembangunan dan peningkatan ekonomi daerah,” tutup Bupati.

‎‎Lantas, Komandan Kodim (Dandim) 1002/HST, Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Daerah dalam mengatasi kendala di lapangan. Menurutnya, koordinasi intensif menjadi kunci keberhasilan dalam pembangunan.

‎‎”Kami dari Kodim tidak dapat berjalan sendiri. Setelah merapat ke Pemda dan berkoordinasi lintas sektor, hambatan yang sebelumnya kami alami mulai teratasi,” ujar Dandim Ardiansyah Okta Putra Siregar.

‎‎Terkait progres fisik, Dandim melaporkan dari 16 titik yang sudah berjalan, progres tertinggi berada di Desa Perumahan yang telah mencapai 94%. Pihaknya juga tengah memulai pemasangan bowplank di lokasi baru, yakni di Desa Wawai dan Desa Bakti.

‎‎Meskipun menghadapi tantangan seperti relokasi titik akibat potensi banjir dan perlunya pembongkaran aset lama, Dandim optimis dapat memenuhi target yang dibebankan oleh Komando Atas.

‎‎”Kami diberi target 25 titik untuk dibangun hingga Agustus mendatang. Selama koordinasi dengan camat dan dinas terkait berjalan baik dalam pencarian lahan, saya optimis target tersebut mampu kita capai,” tegas Dandim.

‎‎Pihak Kodim sendiri, menargetkan minimal satu koperasi Merah Putih sudah terbangun sempurna bulan ini. Sedang titik-titik lainnya akan terus dioptimalkan pembangunannya hingga akhir Juli atau awal Agustus 2026. (adv-msb/jjd).