Beranda Kalimantan Selatan Bersih-bersih Lingkungan Tandai Hari LH 2026 di HST, Semua Pihak Harus Mulai...

Bersih-bersih Lingkungan Tandai Hari LH 2026 di HST, Semua Pihak Harus Mulai Langkah Kecil dari  Lingkungan Sekitar

390
0

‎‎Satumejanews.id. BARABAI —  Aksi bersih-bersih lingkungan sekitar menandai peringatan Hari Lingkungan Hidup (LH) Sedunia Tahun 2026 di Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Bupati HST, H Gusti Rosyadi Elmi dengan melibatkan sekitar 350 peserta.

‎‎”Peringatan Hari LH tahun ini bukan seremonial belaka, melainkan momentum untuk memerkuat aksi nyata,” ujar Wakil Bupati HST, Gusti Rosyadi saat memimpin kegiatan itu di Kawasan Jalan Desa Matang Ginalon, Kecamatan Pandawan, Kabupaten HST, Jumat (5/6/2026).

‎‎Wabup Rosyadi menyebut, sesuai tema Hari LH Sedunia 2026 ini — “Saatnya Bekerja untuk Iklim” — maka seluruh pihak di HST harus memulai langkah kecil dari lingkungan sekitar masing-masing.

‎‎Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WITA ini diikuti sekitar 350 peserta.  Mereka yang terdiri dari berbagai SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), instansi vertikal, kecamatan, hingga desa, ramai kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar.

‎‎Ketua TP (Tim Penggerak) PKK HST sendiri, Deni Era Yulyantie juga hadir. Ia bersama jajarannya ikut berpartisipasi menyehatkan lingkungan.  Aksi serupa seperti di sini juga  serentak dilakukan di semua kecamatan di  HST.

‎”Keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah dalam aksi ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Semoga semangat gotong royong ini terus terjaga guna menciptakan wilayah yang bersih dan asri,” harap Wabup.

‎‎Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) HST, H. Mursyidi pun bicara.  ia menjelaskan, kegiatan ini mengacu Surat Edaran (SE) Menteri LH/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Nomor 09 Tahun 2026.

‎”Aksi yang dilaksanakan meliputi Kerja Bakti Bersih Lingkungan Bersama (Korve) serta implementasi Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI),” ujar Mursyidi

‎‎Mursyidi menjelaskan, fokus kegiatan mencakup pemungutan sampah, normalisasi saluran drainase, serta penghijauan melalui penanaman 50 pohon di sepanjang jalan lokasi kegiatan.

‎‎”Kami berupaya memastikan seluruh drainase berfungsi baik agar lingkungan lebih sehat dan terhindar dari potensi banjir. Selain itu, aksi penanaman pohon juga untuk meningkatkan kualitas udara dan penghijauan di wilayah tersebut,” jelas Mursyidi.

‎‎Selain itu, Mursyidi juga mengingatkan akan pentingnya pembatasan penggunaan plastik sekali pakai dengan mengimbau peserta membawa botol minum atau tumbler pribadi dalam setiap kegiatan. (adv-msb/jjd).