Satumejanews.id. BARABAI –- Penguatan pendidikan karakter murid SMP di Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, terus digaungkan. Kali ini, upaya itu diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) penguatan peran guru wali dalam membentuk karakter murid, Senin (2/3/2026).
Rakor di Aula Kantor Bapperida (Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah) — dulu Bappelitbangda — HST itu digelar Pemkab HST melalui Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. Dibuka langsung oleh Wakil Bupati H. Gusti Rosyadi Elmi, rakor ini diikuti ratusan guru wali tingkat SMP se-Kabupaten HST.
”Guru wali bukan hanya sekadar penanggung jawab administrasi kelas, tetapi juga menjadi figur pendamping, penasihat, sekaligus orang tua kedua di lingkungan sekolah,” ucap Wakil Bupati Gusti Rosyadi sesaat membuka kegiatan tersebut.
Wabup menyebut, anak-anak di jenjang SMP berada pada fase transisi yang sangat penting. Mereka sedang mencari jati diri dan mulai membentuk pola pikir, sikap, dan karakter yang kelak akan mereka bawa hingga dewasa.

”Pada fase inilah sentuhan, perhatian, dan pendampingan dari guru wali sangat menentukan. Karakter tidak dibentuk dalam waktu yang singkat. Ia dibentuk melalui proses panjang dan konsisten,” tegas Wabup Rosyadi.
Wabup pun berharap, melalui rapat koordinasi ini akan melahirkan kesepahaman, keseragaman langkah, dan komitmen bersama untuk memerkuat peran guru wali di setiap SMP di HST.
Lantas, Kepala Disdik HST, Muhammad Anhar menyebut Rakor ini diikuti 111 peserta. Terdiri dari 5 orang pengawas, 8 kepala sekolah dan 98 orang guru wali.
”Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menyamakan visi, misi, dan persepsi para guru wali se-HST. Kami ingin memastikan seluruh guru wali memiliki pemahaman dan langkah yang searah dalam mendampingi murid di satuan pendidikan,” ujar Anhar.
Anhar menegaskan, penguatan peran guru wali merupakan bagian penting dari upaya mendorong pendidikan karakter di daerah. “Guru wali diharapkan menjadi garda terdepan dalam membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dan berkarakter luhur,” Anhar menyudahi bicaranya. (adv-msb/jjd).


























