Satumejanews.id. BARABAI — Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST) terus berupaya memerkuat pembentukan karakter religius anak-anak di bulan Ramadhan. Kali ini, melalui Pesantren Ramadan anak-anak SMP di Masjid Ash-Shulaha Barabai, Selasa (24/2/2026).
Pesantren Ramadhan ini merupakan kolaborasi Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ash-Shulaha, Pemkab HST, dan Dinas Pendidikan (Disdik) HST. Dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati HST, H Gusti Rosyadi Elmi mewakili Bupati HST Samsul Rizal, diikuti ratusan peserta SMP di HST.
”Pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan positif seperti ini. Terlebih, kegiatan ini hasil kolaborasi yang baik dengan berbagai pihak terkait,” ujar Wabup Gusti Rosyadi.
Wabub Rosyadi menghendaki, anak-anak di HST khususnya di tingkat SMP, dapat mengisi waktu bulan suci Ramadhan ini dengan berbagai kajian keislaman. Sehingga mereka memiliki pemahaman agama yang mendalam.

”Mereka ini kita harapkan dapat meningkatkan kedisiplinan dalam beribadah, terutama menjaga shalat lima waktu. Membiasakan diri membaca Al-Qur’an setiap hari. Membentuk akhlak, adab, dan etika yang mulia,” harapnya.
Wabup menekankan, kecerdasan intelektual (IQ) harus dibarengi dengan kualitas karakter yang baik. “Kita ingin anak-anak kita tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga memiliki adab dan akhlak yang jauh lebih baik, karena adab itu berada di atas ilmu,” tegasnya.
Lantas, Ketua Panitia Dewan Kemakmuran Masjid Ash-Shulaha, Ustadz Syahid mengucapkan apresiasi atas dukungan yang diberikan dari berbagai pihak, khususnya Pemkab HST dan juga Dinas Pendidikan (Disdik) HST.

”Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 6 hari. Selasa, Rabu, dan Kamis minggu ini (24-26 Februari). Jumat, Sabtu, Minggu istirahat. Dilanjutkan lagi Senin, Selasa, dan penutupan rencananya Rabu sore (2-4 Maret 2026).” ucap Ustadz Syahid.
Ada pun jumlah peserta yang masuk ke panitia dan mengikuti kegiatan ini 339 orang. Rinciannya dari SMP 1 sebanyak 189 orang, SMP 3 (65), SMP 12 (20), dan SMP IT Al-Khair (65) orang.
”Kami memohon maaf jika dalam penyambutan dan fasilitas terdapat kekurangan. Perlu kami sampaikan juga setelah Ramadhan ini, Masjid Ash-Sulaha akan memulai proses renovasi besar-besaran,” tutupnya. (adv-msb/jjd)


























