Beranda Kutai Timur Anggaran Besar, Hendaknya Dimanfaatkan untuk Kepentingan Masyarakat

Anggaran Besar, Hendaknya Dimanfaatkan untuk Kepentingan Masyarakat

1213
0

Satumejanews.id. SANGATTA – Porsi anggaran yang cukup memadai bahkan pada APBD-P yang mencapai Rp 9,7 trilyun, diharapkan dimaknfaatkan secara maksimal untuk kepentingan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.  

Pernyataan itu disampaikan anggota DPRD Kutim Novel Tyty Paembonan. Menurutnya, dengan adanya peningkatan anggaran Kutim dalam dua tahun terakhir ini yang cukup besar, penting memastikan bahwa anggaran tersebut benar-benar mengakomodir kepentingan masyarakat.

“Kita minta agar pemerintah melalui TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Kutim, melalui pembahasan anggaran benar-benar memperhatikan keperluan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Novel, panggilan akrab mantan pegawai tersebut.

Dirinya juga mengungkapkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengambil peran penting dalam merumuskan kebijakan anggaran yang sesuai dengan harapan masyarakat.

“Kita memiliki anggaran yang cukup besar. Pemerintah harus merencanakan program-program yang benar-benar mendukung kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan anggaran yang ada,” ungkapnya.

Politisi Partai Gerindra itu, berpesan agar anggaran dialokasikan dengan tepat sasaran dan terfokus pada proyek-proyek yang akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kutim.

“Anggaran besar ini, seharusnya menjadi sarana untuk memajukan daerah dan meningkatkan pembangunan di Kutim, demi menciptakan kesejahteraan bersama,” tambahnya.

Selain itu, dirinya juga akan memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari alokasi anggaran Kutim yang sangat besar. “Kita berharap penggunaan anggaran sesuai dengan kebutuhan riil di masyarakat. Jangan hanya untuk agenda seremonial,” ujar Novel. (adv)

Artikulli paraprakMaswar : Saat Reses, Masyarakat Keluhkan Soal Infrastruktur
Artikulli tjetërBasti Soroti Kelangkaan BBM di Sangatta

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini