Satumejanews.id. SANGKULIRANG – Sinergi antara pemerintah daerah dan swasta menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan keluarga yang berkualitas. Hal ini dibuktikan melalui kolaborasi nyata antara Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur dengan PT KLK Sangkulirang dalam rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tahun 2026.
Kegiatan Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang digelar di area perusahaan PT KLK, Sabtu (18/7/2026) lalu, menjadi bukti komitmen bersama dalam mendekatkan akses pelayanan KB kepada masyarakat, khususnya para pekerja dan keluarganya.
Mewakili Plh Kepala DPPKB Kutai Timur, Kabid Keluarga Berencana DPPKB Mustika menegaskan kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman karyawan serta keluarga mengenai pentingnya kesehatan reproduksi dan program KB.

“Melalui kegiatan ini peserta memperoleh informasi yang benar mengenai kesehatan reproduksi, berbagai metode kontrasepsi, serta pentingnya perencanaan keluarga. Dengan demikian, peserta dapat menentukan pilihan yang tepat sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing,” ujarnya.
Sinergi ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam menekan angka penurunan stunting. DPPKB Kutim sebelumnya telah menerima data krusial mengenai ribuan keluarga berisiko stunting (KRS) di wilayahnya dan terus mengintensifkan koordinasi lintas sektor.

Dukungan penuh dari pihak perusahaan disampaikan oleh Senior Manager PT KLK Sangkulirang, Syamsuddin P. Menurutnya, perusahaan sangat mendukung program pemerintah dalam upaya pencegahan stunting dan menurunkan angka kematian ibu dan anak di Kutim.
“Program KB merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegas Syamsuddin.
Layanan KB gratis yang diberikan kepada 44 peserta terdaftar menunjukkan antusiasme tinggi. Kepala Klinik PT KLK, dr. Petrus Hanky, merinci metode kontrasepsi yang dipilih, dengan implant menjadi pilihan terbanyak 31 peserta, diikuti IUD 5 peserta, suntik 3 bulan 5 peserta, suntik 1 bulan 2 peserta, dan pil 1 peserta. (sm4)


























