Beranda Kominfo Kutim Potensi Kakao di Busang Menjanjikan, tapi Balum Dikelola Optimal

Potensi Kakao di Busang Menjanjikan, tapi Balum Dikelola Optimal

346
0

Camat Busang Uleh Juk

Satumejanews.id. KUTAI TIMUR – Kecamatan Busang yang merupakan salah satu kawasan paling ujung Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memiliki potensi yang cukup besar di sektor perkebunan maupun pertanian. Di antara komoditas kakao (cokelat) yang menjadi salah satu potensi cukup besar dan menjanjikan, namun belum dikelola secara optimal.

“Kami memiliki tanaman kako yang cukup baik dan ditanam masyarakat. Jika komoditas ini dikelola dan kembangkan dengan baik, tidak menutup kemungkinan bakal menjadi produk andalan Busang di masa mendatang,” ujar Camat Busang Uleh Juk.

Selai kakao menurutnya, di wilayahnya masih banyak memiliki potensi lainnya. Di antaranya, kelapa sawit, durian, dan padi gunung juga menjadi bagian dari aktivitas pertanian masyarakat.

Potensi lainnya adalah durian yang cukup banyak ditemukan di wilayah Busang. Komoditas buah tersebut dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut, terutama jika didukung dengan pengelolaan dan pemasaran yang baik.

Di tingkat desa, pengembangan usaha masyarakat juga mulai dilakukan melalui sektor peternakan. Salah satunya berupa peternakan ayam petelur yang dikembangkan sebagai bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Sementara itu, masyarakat Busang pada umumnya masih mengandalkan pertanian padi gunung. Komoditas tersebut menjadi salah satu kegiatan pertanian yang dilakukan masyarakat di sejumlah wilayah.

Untuk musim tanam tahun ini, sebagian masyarakat baru mulai menanam padi gunung sekitar April lalu sehingga saat ini belum memasuki masa panen.

Uleh Juk menyampaikan, keberagaman potensi tersebut menjadi salah satu modal pengembangan ekonomi masyarakat di Kecamatan Busang. Pemetaan potensi wilayah diperlukan untuk melihat komoditas yang dapat dikembangkan sesuai karakteristik dan kondisi masing-masing desa.

Pengembangan ke depan diharapkan tidak hanya berfokus pada hasil pertanian, tetapi juga mulai diarahkan pada peningkatan nilai tambah produk. Dengan demikian, potensi pertanian dan usaha masyarakat dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Busang.  (adv/sm2)