Beranda Kalimantan Timur KPC Berperan Aktif Tangani Karhutla, Jalin Sinergi dengan BPBD dan Forkopimda

KPC Berperan Aktif Tangani Karhutla, Jalin Sinergi dengan BPBD dan Forkopimda

1380
0

Satumejanews.id SANGATTA – Memasuki musim kemarau yang diprediksi berlangsung hingga Desember atau awal Januari mendatang, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian serius berbagai pihak. PT Kaltim Prima Coal (KPC) pun mengambil peran aktif dalam upaya penanggulangan dengan menjalin sinergi bersama pemerintah dan instansi terkait.

General Manager External Affairs and Sustainable Development (GM ESD) PT Kaltim Prima Coal, Wawan Setiawan, mengungkapkan beberapa titik kebakaran sudah terjadi di wilayah Kutai Timur. Namun, berkat kerja sama yang baik antara pemerintah, swasta, dan pihak kontraktor, kebakaran tersebut berhasil ditanggulangi.

“Kebakaran hutan menjadi bagian perhatian dari pemerintah, baik pusat, daerah, dan terutama kota di timur. Alhamdulillah dengan bekerjasama yang baik antara pemerintah dan swasta, dan kita juga terlibat, kontraktor, kebakaran itu bisa kita tanggulangi,” jelas Wawan saat memberikan sambutan Puncak Semarak Kemerdekaan” di Lapangan Jogging Track Swargabara, Sangatta, Sabtu (5/9/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut serta dalam pencegahan kebakaran di lingkungan masing-masing. 

“Mohon Bapak dan Ibu sekalian di rumah masing-masing dengan skala kecil ikut juga membantu dalam penanggulangan kebakaran apapun yang terjadi di sekitar kita. Mohon perhatian dan kerjasamanya,” pesannya.

Senada Manager External Relations dan Community Empowerment KPC, Nanang Supriyadi, menambahkan kondisi kemarau tahun ini terbilang cukup panjang di luar kebiasaan. Untuk itu, KPC terus bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui koordinasi intensif dan dukungan berbagai kebutuhan.

“Kami mendukung dengan memberikan beberapa peralatan perlindungan diri seperti masker, sepatu bot, dan sarung tangan. Kami juga memberikan bantuan logistik. Saat ini ada dua titik respon, di Sangatta Selatan dan Sangatta Utara, dan kendali operasionalnya ada di BPBD,” ungkap Nanang.

Selain itu, KPC juga berkomunikasi dengan pihak kepolisian, Dandim, dan Forkopimda dalam rangka penanganan karhutla. Upaya pencegahan pun terus digalakkan dengan memberikan awareness kepada seluruh kontraktor yang bekerja sama dengan KPC.

“Kami sampaikan agar semua melakukan upaya-upaya pencegahan. Kami juga punya forum kontraktor yang kami ajak untuk berkontribusi. Karhutla ini tentunya kita harap bisa terkendali, dan kita punya beberapa langkah praktis yang bisa kita sinergikan bersama,” jelas Nanang.

Nanang menekankan pentingnya pencegahan sebagai langkah utama. Menurutnya, sekuat apapun upaya pemadaman, jika tidak diimbangi dengan pencegahan, kebakaran tidak akan pernah selesai.

“Alhamdulillah sejauh ini kita masih ada kontrol. Kita terus bekerja bersama-sama dengan teman-teman di BPBD. Selain APD dan logistik, kami juga menyiapkan beberapa fasilitas pendukung lainnya,” tutupnya.

Dengan sinergi yang terus dijalin antara KPC, pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat, penanganan karhutla di wilayah Kutai Timur dapat berjalan optimal dan risiko kebakaran dapat ditekan seminimal mungkin.(smn4)