Wasit Safwani tegas menghukum pemain Buluan FC-B dengan kartu kuning. (foto : julak dillah).
Satumejanews.id. BARABAI — WAW! Persembahan melegakan dilakoni Buluan FC-B. Tim debutan Yajid Fahmi yang Ketua KONI HST itu lolos ke semifinal turnamen sepak bola Kemboja Cup Pelajau (KCP) 18 sehabis memupus ambisi Jambulita X BSBB Nusantara, Banua Kupang, 1-0 (0-0), pada laga perempat final di Lapangan Bina Muda Palajau — Pandawan, HST, Rabu (9/9/2026).
Sukses Buluan FC-B ini menyusul Buluan FC-A yang juga lolos ke semifinal sehari sebelumnya. Itu artinya, “duo Buluan FC” — A dan B — menghuni babak empat besar KCP 18 2026 selain Bhazink FC, Banua Jingah, Barabai, dan Mahbara MMC X BMC Agro Gurun Putra dari Mahang (Pandawan) — Barabai.

Lolosnya Buluan FC-B ditentukan lewat gol tunggal M Aditya (10) sekitar lima menit jelang usai. Gelandang serang bertalenta asal Lok Nyiur, Desa Bamban — HSS itu menaklukkan kiper Jambulita, Rakha (1) saat menyontek bola blunder yang berawal dari assist rekannya, Yudi Sima (9).
Gol Aditya ini sontak disambut sorak sorai ratusan suporter fanatik Buluan FC dari Desa Buluan — Pandawan. Pelatih Buluan FC, Anang Nurdiansyah dan Yajid Fahmi pun rangkulan. Kontras dengan kubu Jambulita dan ratusan suporternya yang “hinip” (terdiam) seolah terkesima melihat gol semata wayang itu.

”Alhamdulillah, kita bisa menang dan lolos. Ini pertanda baik, dan anak-anak tidak ada yang cidera. Mudahan di semifinal nanti, mereka bisa berbuat yang lebih baik lagi,” ucap coach Anang sambil tersenyum kepada media ini.
Bagaimana Jambulita? Boss Jambulita sendiri, Amak tak bicara sepatah pun. Ia dan semua skuadnya seperti kapten tim Fazar Kacong, Alfian Blatung, Khomar, Nabil, Caplin, Tyo, dan lainnya hanya tertunduk lesu seolah meratapi kecolongan gol Aditya menjelang laga usai itu.

Kick-off di lapangan nyaman dan ditatap sekitar 1.000 penonton — termasuk Kabag OPS Polres HST AKP Rojikin, Sekum Askab PSSI HST M Fajar Sukma, anggota DPRD HST Salpia Riduan, pengusaha H Madi Kampan — tim Jambulita dengan kostum merah-hitam-putih lebih mendominasi dan menekan kubu Buluan-B di babak pertama.
Sebaliknya, Buluan FC-B dengan jersey biru-hijau-putih hanya sesekali counter attack. Tapi, pertahanan Jambulita cukup solid. Serangan pun silih berganti dan permainan menarik dan enak ditonton karena wasit Safwani yang memimpin bertindak cukup tegas. Skor 0-0 babak pertama.

Selepas minum, Buluan-B menarik 3 pemain sekaligus. Bahtiar (88) digantikan Aditya (10), Birrul (8) digantikan Aldi (12), dan Heri (16) diganti David (2). Penggantian tiga pemain ini mengubah corak permainan Buluan-B menjadi lebih hidup. Serangan pun mengalir baik dari rusuk kanan yang ditempati kapten tim Haris Capu (7).
Walau begitu, Jambulita yang juga menarik dua pemain dan menurunkan Agy Pratama (10) dan Iman Permana (12) tetap lebih dominan menekan. Tak ayal, pertahanan Buluan-B harus kerja ekstra dan kiper Fuad (77) beberapa kali harus berjibaku menyelamatkan serbuan Jambulita.

Namun, satu serangan balik Buluan-B pada sekitar lima menit terakhir benar-benar menjadi petaka Jambulita. Satu umpan terobosan Yudi Sima membuat bola blunder di depan gawang Rakha dan disontek Aditya, goool. Wasit Safwani yang mengadili laga ini menghukum Wiraja, Lana Cacing (Jambulita), Fahmi Al-Ayudi, Heri, dan David (Buluan-B) dengan kartu kuning (KK).
Buluan FC-B kini bersuka cita lolos ke semifinal atau keluar sebagai juara Grup D. Di babak semifinal II, Jumat (11/9/2026), Buluan FC-B sudah ditunggu juara Grup B, Mahbara MMC X BMC Agro Gurun Putra. Sedang partai semifinal I, Kamis hari ini (10/9/2026), juara Grup A Bhazink FC, Banua Jingah berseteru berat kontra juara Grup C, Buluan FC-A. Kick-off pukul 16.00 WITA. HTM Rp20 ribu per orang. (jjd).



























