Beranda Keagamaan Ribuan Warga Hadiri Tausiah Ustadz Das’ad Latif di Bukit Pelangi

Ribuan Warga Hadiri Tausiah Ustadz Das’ad Latif di Bukit Pelangi

6775
0

Satumejanews.id. SANGATTA – Ribuan masyarakat kota Sangatta, Kamis (3/11/2022) malam memenuhi lapangan Heliped, kawasan Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), untuk mendengarkan tausiah ustadz Das’ad Latif. Bahkan parkiran kendaraan memenuhui di pinggir jalan. Begitu juga halaman masjid Agung Al-Faruq dan kantor bupati juga penuh.

Kerinduan warga Kutim untuk bisa mendengarkan langsung tausiah ustadz kondang dari Makassar itu cukup beralasan. Meski acara itu dikemas dengan Deklarasi Damai bagi Calon Kepala Desa (Cakades) se-Kutim, bukan menyurutkan warga untuk berbondong-bondong menempuh jarak sekitar 10 km hingga 15 km dari pemukiman penduduk menuju ke kawasan Bukit Pelangi.

Kehadiran ustadz Das’ad Latif ke Kutim merupakan udangan Kapolres Kutim AKBP Anggoro Wicaksono. Momentum Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kutim yang diikuti 244 peserta itu, dinilai tepat untuk mendatangkan ustadz kondang yang juga dosen Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar tersebut.

Dengan gaya dan guyonannya yang khas, membuat masyarakat Kutim dan kota Sangatta, khsusnya merindukan tausiah yang bisa didengarkan secara langsung. Sebab, biasanya hanya mendengaran melalui media sosial di youtube saja, tapi malam itu bisa melihat fisik ustadz yang mengenakan baju putih, sarung putih dan kopiah putih itu.

Saat memberikan tausiahnya, ustadz Das’ad Latif meminta kepada seluruh Cakades untuk siap menang dan siap kalah. Sehingga dalam proses demokrasi tingkat desa tetap dalam kondisi aman, terib dan damai, pascapilkades nantinya.

Das’ad Latif yang juga Dosen Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar itu mengajak kepada Cakades agar mampu meneladani sifat kepemimpinan baginda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam serta menghindari praktik kotor saat  Pilkades berlangsung.

“Tidak ada gunaya kalian menang Pilkades, kalau kita terpecah belah. Maka nikmat yang wajib kita syukuri saat ini di Kutim adalah kerana damai dan masyarakat hidup tenteram,” ujar Das’ad yang disambut riuh tepuk tangan ribuan masyarakat yang hadir.

Bahkan sesekali, Das’ad Latif mengajak ribuan warga yang hadir untuk melakukan sholawat secara bersama-sama. Sehingga gemuruh sholawat Nabi Muhammad SAW bekumandang di lapangan Heliped malam itu yang dipenuhi ribuan warga.

Seperti diketahui, Pilkades serentak di Kutim tahun 2022 ini, diikuti 244 peserta yang tersebar di 77 desa se-Kutim. Acara deklarasi itu diawali doa bersama lintas agama serta pembacaan Deklarasi Damai oleh seluruh Cakades.

Acara itu juga disaksikan Bupati Ardiansyah Sulaiman, Wabup Kasmidi Bulang, unsur pimpinan Forkopimda serta bebarapa anggota DPRD juga tampak hadir serta ribuan masyarakat yang memadatai area alun-alun ibu kota kabupaten itu.

Pada kesempatan itu, Ardiansyah mengucapkan selamat datang kepada ustadz Das’ad Latif di kabupaten Kutim. Disebutkan, sudah sejak lama masyarakat Kutim menantikan kehadiran serta  mendengarkan secara langsung tausiah dari penceramah energik asal Sulawesi Selatan ini yang terkenal dengan kalimat, “gas pol atau rem-rem”.

“Kami berharap, nanti bisa memberikan pencerahan kepada Calon Kepala Desa serta masyarakat yang ada di Kutim,“ ujar Ardiansyah. (adv/sm1)

Artikulli paraprakPimpinan dan Anggota DPRD Kutim Hadiri Deklarasi Damai Pilkades
Artikulli tjetërDKP Kutim Galakkan Budidaya Ikan Lokal

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini