Beranda Kalimantan Selatan Karhutla Kian Menggejala di HSS, Kusairi : Benar, Beberapa Kecamatan Sudah Ada...

Karhutla Kian Menggejala di HSS, Kusairi : Benar, Beberapa Kecamatan Sudah Ada Titik Api

13
0

Satumejanews.id. KANDANGAN – Awas! Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kian menggejala di Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel. Menuntut kesiapsiagaan semua pihak untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla yang terjadi setiap musim panas ini.

“Benar, Karhutla sudah terjadi di HSS. Ada beberapa wilayah kecamatan yang sudah ada titik api seperti Daha Utara,  Daha Selatan, Daha Barat, Kalumpang dan Kandangan,” ucap Kepala Pelaksana BPBD HSS, Kusairi kepada media ini, Kamis, 28 Agustus 2025.

Kusairi menyebut, kawasan yang terbakar berupa lahan semak belukar dan tanah gambut. Hanya saja, ia belum bisa menjelaskan luasan lahan yang terbakar pada musim panas seperti sekarang ini.

“Untuk sementara, kami belum bisa memastikan luasannya, karena ada lahan terbakar yang sangat sulit dijangkau,” ujarnya seraya membenarkan, Karhutla terbaru  hari Rabu, 27 Agustus 2025 di Desa Badaun dan Desa Baru, Kecamatan Daha Barat, Kabupaten HSS.

Karhutla di wilayah Daha Barat ini,  sebutnya,  menyikat lahan semak belukar di atas tanah gambut sekitar 1,6 hektare. Sedang upaya “pamajahan” (pemadaman) titik titik api yang cepat menjalar sudah dilakukan oleh berbagai pihak terkait.

“Pemadaman dilakukan dengan menyemprotkan air ke titik titik api melalui Alcon/Portabel,”  Kusairi seraya menyebut, para personel yang bahu membahu “mamajah” api itu dari Posko Karhutla Kabupaten, Posko Kecamatan Daha Barat, para Satgas Desa Badaun, Desa Baru, Desa Bajayau Tengah dan warga masyarakatnya.

Pemadaman Karhutla di Daha Barat ini dilakukan oleh tim gabungan mulai pukul 16.00 hingga selesai pukul 18.00 WITA. Sedang luasan lahan yang berhasil dipadamkan kurang lebih 1,6 hektare.

Apakah jalaran apinya sudah padam total? “Pemadaman sifatnya di permukaan lahan saja. Apinya masih menyala dan Satgas Kecamatan masih melakukan penanganan,” ujarnya.

Terkait kian menggejalanya Karhutla ini, Kusairi mengimbau para petani dan pencari ikan (nelayan atau pemancing — Red) untuk tidak membakar lahan. “Sengaja atau tidak sengaja, kami harap dan mohon untuk tidak membakar lahan,”  ia mengingatkan semua pihak. (jjd)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini