Beranda Kutai Timur Kebakaran Lahan Warga Marah Haloq Ditangani, Pemdes Apresiasi Bantuan PT KED dan...

Kebakaran Lahan Warga Marah Haloq Ditangani, Pemdes Apresiasi Bantuan PT KED dan PT SAP

382
0

Satumejanews.id. KUTAI TIMUR – Pemerintah Desa Marah Haloq mengapresiasi respons cepat PT KED dan PT SAP dalam membantu menangani kebakaran lahan milik masyarakat di Desa Marah Haloq, Kamis (10/9/2026) malam. Bantuan pemadaman tersebut dinilai sangat membantu masyarakat dalam menangani kondisi darurat dan mencegah api meluas ke areal lainnya.

Sekretaris Desa Marah Haloq, Masriyati, mengatakan keberadaan tim pemadam perusahaan sangat membantu masyarakat karena lokasi perusahaan berada relatif dekat dengan wilayah desa.

“Kami perwakilan dari masyarakat Desa Marah Haloq menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada manajemen PT KED dan PT SAP yang telah memberikan bantuan damkar untuk membantu warga kami yang lahannya terbakar pada malam ini. Respons cepat dari tim perusahaan sangat membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat,” ujar Masriyati.

Menurut Masriyati, bantuan tersebut menjadi penting dalam penanganan awal kebakaran karena api dapat segera ditangani setelah tim perusahaan tiba di lokasi.

“Bantuan ini sangat membantu masyarakat dalam penanganan tanggap darurat kebakaran, karena yang terdekat dari kami adalah perusahaan. Dengan adanya bantuan dari PT KED dan PT SAP, penanganan kebakaran dapat dilakukan dengan lebih cepat sehingga diharapkan api tidak menyebar ke areal lainnya,” katanya.

Ia berharap hubungan dan komunikasi antara Pemerintah Desa Marah Haloq, masyarakat, PT KED, dan PT SAP dapat terus terjalin dengan baik serta semakin ditingkatkan.

“Pemerintah Desa Marah Haloq berharap hubungan dan komunikasi yang baik antara PT KED dan PT SAP dengan masyarakat dapat terus terjalin dan ditingkatkan. Bantuan serta kepedulian seperti tanggap darurat kebakaran diharapkan dapat terus menjadi bagian dari kontribusi positif perusahaan dalam mendukung masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi darurat karena faktor alam,” ujar Masriyati.

Kebakaran lahan tersebut diketahui setelah Tim Tanggap Keadaan Darurat (TKTD) PT KED menerima laporan dari Sekretaris Desa Marah Haloq sekitar pukul 21.15 WITA. Setelah menerima laporan, Tim TKTD PT KED bersama Tim TKTD PT SAP langsung melakukan persiapan dan bergerak menuju lokasi kebakaran.

Tim gabungan kemudian melakukan pemadaman pada areal yang terbakar. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pendinginan dan pembasahan di sekitar lahan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang berpotensi kembali menyala.

Asisten Fire PT KED, Slamet Sugono, mengatakan pihaknya langsung melakukan tindakan tanggap darurat setelah menerima informasi dari pemerintah desa.

“Kami dari Tim TKTD KED dan TKTD SAP mendapat laporan dari Ibu Sekretaris Desa Marah Haloq bahwa telah terjadi kebakaran di salah satu lahan masyarakat pada pukul 21.15 WITA. Berdasarkan informasi tersebut, kami segera melakukan koordinasi dan persiapan untuk menuju lokasi kebakaran secepat mungkin serta melakukan pemadaman,” ujar Slamet.

Ia mengatakan setelah proses pemadaman, tim tidak langsung meninggalkan lokasi, tetapi melakukan pendinginan dan pembasahan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

“Setelah api dapat dikendalikan, tim melakukan pendinginan dan pembasahan pada areal sekitar lahan yang terbakar. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi benar-benar aman dan mencegah kemungkinan api kembali muncul serta menyebar ke areal lainnya,” katanya.

Langkah ini menjadi bentuk sinergi PT KED dan PT SAP bersama masyarakat dan Pemerintah Desa Marah Haloq dalam merespons kejadian kebakaran serta mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Sementara itu, Administratur PT KED, M. Satria A.C.P, menegaskan komitmen perusahaan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk ketika terjadi kebakaran di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Kami atas nama manajemen PT Astra Agro Lestari tetap selalu berkomitmen dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Terutama pada saat kondisi kemarau ekstrem yang sedang berlangsung hingga periode ini, kami juga lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran, baik kebakaran di dalam perusahaan maupun di sekitar wilayah perusahaan,” ujar Satria.

Ia menambahkan, penanganan kebakaran membutuhkan koordinasi dan sinergi berbagai pihak, termasuk perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat. Respons cepat terhadap laporan kebakaran diharapkan dapat membantu mengurangi risiko meluasnya kebakaran serta meminimalkan dampak terhadap masyarakat dan lingkungan. (*/sm)