Beranda Kutai Kartanegara Lomba Bertutur dan Dongeng Keliling, untuk Membangkitkan Minat Baca Pelajar dan Usia...

Lomba Bertutur dan Dongeng Keliling, untuk Membangkitkan Minat Baca Pelajar dan Usia Dini

468
0

Satumejanews.id. KUTAI KARTANEGARA – Di Tengah-tengah perkembang teknologi modern saat ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) tetap memperhatikan pelajar agar terus belajar dan mengembangkan talenta yang dimilikinya.

Salah satunya diluncurkan program Dongeng Keliling dan lomba bertutur antar pelajar. Bahkan kegiatan yang dihelat di Tangga Arung Square Lantai dua, Tenggarong pada Selasa (28/7/2026) tersebut juga dilaksanakan workshop literasi musik.

“Kegiatan ini bukan sekedar acara seremoni biasa. Ini merupakan langkah awal untuk membangkitkan kelahiran generasi literasi baru yang segar, menyenangkan dan mendalam. Kegaiatn juga ini dimaksudkan untuk membangkitkan minat baca, kemampuan bercerita dan apresiasi seni musik di kalangan anak-anak usia dini dan sekolah dasar,” ujar Asisten III Setkab Kukar Dafip Haryanto, ketika membacakan sambuta Bupati Kukar Aulia Rahman, saat membuka acara tersebut.

Menurutnya, Dongeng Keliling bukan sekadar cerita pengantar tidur, tetapi media transformatif untuk menanamkan nilai-nilai lokal seperti kejujuran, kerja sama, dan cinta alam Etam.

Sedangkan lomba bertutur adalah panggung bagi anak-anak untuk belajar menjadi komunikator handal. Di sinilah mereka dilatih untuk berbicara dengan jelas, percaya diri dan penuh ekspresi-keterampilan abad ke-21 yang tidak diajarkan oleh ujian, tetapi esensial untuk masa depan.

Terkait Workshop Kelas Literasi Musik merupakan inovasi unggulan yang mengintegrasikan irama, lagu, dan puisi dalam proses pembelajaran. Dia yakoin dan optimis anak akan lebih cepat mengingat pelajaran jika ia dinyanyikan, karena otak anak bekerja lebih baik saat bermain dan bernyanyi.

“Ini adalah warisan edukatif yang luar biasa. Namun di zaman sekarang, kita tambahkan, dan ajarkan mereka bercerita, bernyanyi, dan membaca dengan jiwa. Sebab, hal inilah yang akan membentuk pemimpin yang humanis, visioner, dan punya daya tarik,” ujar Dafip.

Mantan Kadiskominfo Kukar ini mengajak semua pihak, untuk mendukung program tersebut guna meningkatkan kualitas mendidik karakter dan pelestarian lingkungan berbasis lokal. Dimana melalui Program Pendidikan Kukar Terbaik, Pemkab Kukar mendorong sekolah-sekolah untuk mengadopsi metode pembelajaran berbasis permainan, dongeng, dan musik.

DAfip juga meminta agar keguiatan ini bisa sinergi dengan Program RT-Ku Terbaik, dan memastikan bahwa pojok baca dan ruang seni tersedia di tingkat RT, agar literasi benar-benar menyentuh rumah tangga.

“Atas nama pemerintah daerah kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh guru, pegiat literasi, orang tua, dan anak-anak peserta. Jadilah agen perubahan, gunakan momen ini bukan hanya untuk tampil, tetapi bisa menginspirasi, menulari, dan menjadikan literasi sebagai napas kehidupan. Ajarkan anak cucu kita bahwa membaca itu indah, bercerita itu keberanian, dan bernyanyi itu cara terbaik untuk mencintai negeri,” kata Dafip. (*/prokom/sm)