
Satumejanews.id. KUTAI TIMUR – Kegiatan pelatihan publick speaking yang dilaksanakan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Sangatta Utara, memperoleh apresiasi sejumlah pihak. Di antaranya pembina PIK-R setempat Dia Riski Utaminingsih.
Menurutnya, pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan praktis siswa. Ia menyebut, banyak siswa yang gugup saat sesi wawancara kerja meskipun secara akademis mampu.
“Kami merasakan memang public speaking atau kemampuan berkomunikasi sangat diperlukan. Karena di SMK, sebagian besar anak-anak lulus memilih bekerja. Ketika melalui proses rekrutmen, wawancara itu sudah nomok. Kadang tes tertulis lulus, tapi pas wawancara tidak bisa,” ungkap Diah.
Diah menambahkan, kegiatan ini merupakan orientasi pertama yang dikemas secara khusus dengan pelatihan public speaking. Selain materi komunikasi, para peserta juga akan mendapatkan pembekalan dari DPPKB terkait program-program PIK-R, serta kegiatan malam yang berlangsung hingga Sabtu siang.
Sedangkan Wakil Kepala SMKN 2 Sangatta Utara, Nahiyana Abdula, mengingatkan para siswa tentang kerentanan usia remaja. Ia menyebut, di era digital saat ini, remaja dihadapkan pada berbagai tantangan seperti bullying, seks bebas, hingga isu pernikahan dini.
“Kalian adalah remaja, masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa. Dengan mengikuti kegiatan ini, kalian bisa menjadi wakil untuk memberikan edukasi dan hal-hal positif kepada teman-teman kalian,” pesan Nahiyana.
Terakhir Ia berharap, ilmu yang didapat dari pelatihan ini tidak berhenti di ruang aula, tetapi dapat diaplikasikan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat dan positif. (adv/sm2)
























