Beranda Kominfo Kutim Buka Turnamen Futsal Teluk Pandan Cup III, Wabup Mahyunadi : Kondisi Lapangan...

Buka Turnamen Futsal Teluk Pandan Cup III, Wabup Mahyunadi : Kondisi Lapangan Masih Kurang Ideal

370
0

Wabup Mahyunadi ketika membuka Turnamen Futsal Cup Teluk Pandan III, dengan menendang bola (lintang/satumejanews.id)

Satumejanews.id. KUTAI TIMUR –  Turnamen Futsal Teluk Pandan Cup III yang digelar di lapangan Futsal Taman Bersemi, Desa teluk Pandan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupatn Kutai Timur (Kutim), pada Minggu (13/9/2026) memperoleh perhatian Wakil Bupati (Wabup) H Mahyunadi. Terutama terkait kondisi lapangan yang dinilainya kurang ideal, untuk sebuah lokasi pertandingan.

“Melihat kondisi lapangan yang ada saat ini memang kurang ideal. Masih diperlukan pembenahan ke depannya. Kita harapkan APBD Perubahan tahun ini ada anggaran bisa dialokasikan,” ujar Wabup Mahyunadi Ketika membuka turnamen tersebut.

Menurutnya, lapangan futsal yang ideal membutuhkan struktur pendukung seperti lapisan busa interlock, rumput sintetis dengan panjang yang sesuai, serta taburan butiran karet untuk meningkatkan keamanan pemain.

“Pembenahan fasilitas menjadi penting karena olahraga tidak cukup hanya menyediakan kompetisi. Infrastruktur yang layak juga menjadi bagian dari upaya membangun olahraga prestasi,” ujar mantan Ketua DPRD Kuti mini.

Mahyunadi juga mengapresiasi keterlibatan perusahaan dalam mendukung kegiatan Masyarakat, seperti turnamen ini. Ia menyebut dukungan perusahaan menjadi salah satu faktor yang memungkinkan Teluk Pandan Cup III kembali terlaksana setelah vakum.

Kolaborasi tersebut juga dinilai Kepala Dispora Kutim Basuki Isnawan sebagai pola yang perlu terus dikembangkan. Menurutnya, kegiatan olahraga akan lebih mudah dilaksanakan apabila pemerintah, masyarakat, dan perusahaan bergerak bersama.

“Kalau pekerjaan itu kita lakukan bersama-sama akan lebih mudahkan,” ujarnya.

Teluk Pandan Cup III sendiri diikuti 16 tim dari enam desa dan dijadwalkan berlangsung hingga 25 September 2026. Selain menjadi kompetisi, turnamen ini juga menjadi ruang seleksi pemain lokal untuk menghadapi agenda olahraga berikutnya. (adv/tg)