Satumejanews.id. BARABAI — Publik pecandu bola di Benua Anam — Kalsel bakal heboh lagi. Seiring akan digulirkannya turnamen sepak bola antarklub kampung (tarkam) bergengsi memperebutkan Piala Kemboja ke-18 tahun 2026 di Benua Palajau — Pandawan, Kabupaten HST, Kalimantan Selatan.
”Insya Allah, turnamen Kemboja Cup Palajau (KCP) 18 tahun ini siap kita gulirkan mulai hari Ahad, 2 Agustus 2026,” ucap Ketua Panpel Kemboja Cup Palajau, H Akhmad Kursani dan Panpel Bidang Pertandingan, Akhmad Fuad Hasbullah kepada media ini, Ahad (26/7/2026).
Berbincang seusai gotong royong di Lapangan Bina Muda Palajau — lapangan yang dijadikan ajang perhelatan akbar — itu, Kursani menyebut, persiapan Panitia sudah ready. Artinya, tak ada lagi hal-hal krusial yang mengganjal, kecuali ia dan semua anggota Panpel siap menghelat tarkam bergengsi di Benua Anam — Kalsel dengan hadiah total Rp80 juta itu.
”Tahapan persiapan kita hanya technical meeting (TM) atau pertemuan teknis saja dengan semua klub calon peserta. TM kita jadwalkan hari Rabu, 29 Juli 2026, dan selanjutnya tinggal pembukaan sekaligus pertandingan perdananya mulai 2 Agustus 2026,” urai Kursani seraya diiyakan Fuad dan Seksi Keamanan, Idil Ingut.

70 KLUB BENUA ANAM
Berapa banyak klub atau tim peserta KCP 2026 ini? Fuad yang membidangi pertandingan menyebut, peserta KCP 18 kali ini 70 klub. Jumlah ini tercatat sampai pendaftaran peserta ditutup pada 25 Juli 2026.
”Saat pendaftaran peserta ditutup, tercatat 70 lebih klub yang mendaftar nama. Tapi, sebagian klub ada yang mundur, sehingga jumlah pesertanya kita tetapkan sebanyak 70 klub,” ujarnya.
Fuad menyebut, semua klub peserta KCP 2026 ini dari wilayah Benua Anam — Kalsel, yakni Tabalong, Balangan, HSU, HSS, Tapin dan HST sendiri. Menariknya, klub-klub peserta terkesan sangat antusias untuk membuat prestasi terbaik di ajang KCP 2026.

Antusiasmenya itu ditunjukkan pemilik/pengurus klubnya melalui sistem kolaborasi bersama pemilik atau pengurus klub lain dengan membentuk tim. Contoh misalnya Mahbara FC, Mahang — Barabai. Di sini, pemilik atau pengurus Mahbara FC disebut kolaborasi dengan pengurus PAM FC, Barabai, untuk menurunkan tim ke KCP 2026.
”Mahbara tidak tanggung-tanggung menurunkan tiga tim sekaligus ke KCP 18. Pengurus Mahbara kayaknya bergabung dengan pengurus PAM FC (Asnawi), dan PAM FC sendiri tidak mendaftar kali ini,” cerita Fuad dan Kursani.
Tak cuma Mahbara FC saja. Pengurus Buluan FC dari Desa Buluan, Kecamatan Pandawan pun diketahui mendaftarkan tiga tim selaligus pula — Buluan A, Buluan B, Buluan Junior — untuk siap berlaga di ajang KCP 18.
KESIAPAN PS NUSANTARA

Di bagian lain, PS Nusantara dari Taras — Banua Kupang, Kecamatan LAU (Labuan Amas Utara), malah mulai memanaskan persaingan. PS Nusantara melalui Amak, sang pembinanya, mengaku sangat siap melakoni laga perdana KCP 2026.
”PS Nusantara siap 1000 persen. Tulis saja, kesiapan PS Nusantara untuk mengawali laga perdana di Kemboja Cup Palajau 2026 bukan 100 persen lagi, tapi 1000 persen,” ucap Amak menjawab awak media ini melalui sambungan WA.
Kesiapan PS. Nusantara siap 1000 persen itu membuat Fuad, Kursani dan Idil Ingut sempat tertawa. Tapi, statemen Amak ini patut diapresiasi, karena PS. Nusantara yang didandaninya memang diketahui sukses menjadi tim semifinalis KCP 17 tahun 2024.
PS. Nusantara sendiri, sebut Kursani, disiapkan untuk mengawali partai pertama seusai pembukaan KCP 18 di Lapangan Bina Muda Palajau — Pandawan, dan partai keduanya Mahbara FC. Sedang siapa lawan-lawannya baru akan diketahui saat TM dengan semua peserta pada Rabu nanti, 29 Juli 2026. (jjd).


























