Beranda Kalimantan Selatan Diikuti 72 Peserta, Kejuaraan Domino Pertama di Barabai, Pemkab HST : Olahraga...

Diikuti 72 Peserta, Kejuaraan Domino Pertama di Barabai, Pemkab HST : Olahraga Ini Juga Ajarkan Nilai Positif

457
0

Wabup HST, Gusti Rosyadi Elmi (kopiah haji) menandai kejuaraan domino di HST.

‎Satumejanews.id. BARABAI — Antusiasme luar biasa ditunjukkan masyarakat Hulu Sungai Tengah (HST) menyambut kehadiran  Olahraga Domino Indonesia (Orado). Itu terlihat dari membludaknya peserta Kejuaraan Domino kali pertama di Kota Barabai.

‎‎Kejuaran atau turnamen domino ini diikuti 72 peserta. Dibuka  Wakil Bupati HST, H Gusti Rosyadi Elmi dengan penyerahan balok Orado kepada Ketua Orado HST, Ahmad Riduan. Disaksikan Kapolres HST, Kepala Disporabudparekraf HST, pengurus Orado Kalsel dan HST, peserta dan undangan yang hadir di Gedung Balai Rakyat Barabai, Senin (06/04/2026).

‎”Kejuaraan ini bukan ajang pertandingan semata, tetapi juga bagian dari upaya nyata untuk membangun dan mengembangkan olahraga domino sebagai wadah penyaluran bakat, minat, dan potensi para atlet di HST,”  ucap Wabup Rosyadi.

 
Ketua Pengcab Orado HST, Ahmad Riduan.

‎‎Wabup menyebut, permainan domino (main badom) yang selama ini akrab di tengah kehidupan masyarakat, kini  berkembang menjadi olahraga yang memiliki sistem pembinaan, aturan permainan, etika bertanding, dan jalur kompetisi yang semakin jelas dan terukur.

‎”Olahraga domino juga mengajarkan banyak nilai positif, seperti ketelitian, kecerdasan membaca situasi, konsentrasi, kesabaran, pengendalian diri, dan sportivitas. Nilai-nilai inilah yang sesungguhnya sangat penting untuk terus kita tumbuhkan bersama,” katanya.

‎‎Usai membuka kejuaraan, Wabup pun bersama Kepala Disporabudparekraf Muhammad Ramadlan dan Kapolres AKBP Jupri JHP Tampubolon ikut meramaikan suasana. Mencoba langsung permainan Orado atau “main guplah” (gaple) di hadapan para peserta yang ikut menyaksikan.

‎‎Lantas Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Orado HST, Ahmad Riduan menyebut, kejuaraan Orado yang kali pertama di HST ini diikuti 72 peserta. Terbagi dua kategori, yakni 40 peserta umum dan 30 peserta pelajar.

‎”Antusias masyarakat yang menunggu olahraga domino ini luar biasa. Sebelumnya, olahraga permainan kartu ini tidak ada yang menaungi, maka saat kejuaraan ini kita buka pendaftaran dengan gratis,” ucapnya seraya menyebut, andai dibuka 100 kuota tim yang mau daftar, mungkin penuh juga.

‎‎Riduan menyebut, turnamen “badom” ini merupakan langkah awal bagi siapa pun yang terbaik. Mereka akan menjadi wakil resmi  HST menuju kejuaraan di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

‎ “Insya Allah, kejuaraan domino Provinsi Kalsel pada 19 April yang akan datang.  Sedang kejuaraan domino tingkat nasional direncanskan di Bogor pada 24 April,” sebutnya.

‎‎Tingginya antusias masyarakat HST ini ternyata juga menarik perhatian Pengurus Orado Kalsel.  Salah satunya Ridha Affandy yang juga Ketua Bidang Perwasitan. Ia menilai kejuaraan ini memiliki makna strategis bagi perkembangan olahraga domino, khususnya di HST.

‎”Tentu dengan kejuaraan ini, kita secara berangsur menghapus stigma negatif yang  sering dihadapi para pemain domino. Atlet atau pemain domino juga bisa berprestasi di jenjang yang lebih baik dari daerah menuju ke provinsi sampai akhirnya tingkat nasional,” kata Ridha.

‎‎Ridha juga menyampaikan, kejuaraan ini sekaligus menjadi wadah sosialisasi untuk menegaskan olahraga domino kini telah memiliki federasi resmi dengan standar aturan yang baku demi mempersiapkan para atlet menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi. (adv-msb/jjd).