Camat Busang Uleh Juk

Satumejanews.id. KUTAI TIMUR – Meski berada paling ujung kabupaten, Kecamatan Busang termasuk salah satu daerah yang terus melakukan pembenahan untuk pelayanan dasar, seperti listrik dan air bersih.
“Masih ada dua desa yang kami usulkan untuk pemasangan layanan jaringan Listrik, yakni Desa Mekar Baru dan Long Bentuk. Kami terus melakukan koordinasi dengan PLN dan instansi terkait lainnya, agar dua desa itu segera ‘terang’ seperti desa lainnya,” ujar Camat Busang Uleh Juk.
Dari enam desa yang ada, empat di antaranya telah teraliri Listrik ari PLN. Sehingga dua desa tadi juga diusulkan untuk segera memperoleh penerangan seperti desa lainnya. Pihaknya terus berkoordinasi terkait masalah ini.
Ia menyampaikan, untuk tahun ini Desa Mekar Baru dan Desa Long Bentuk telah masuk dalam rencana pengembangan jaringan PLN.
“Sudah, tahun ini rencananya di Mekar Baru dan di Long Bentuk itu masuk PLN,” jelasnya.
Dengan adanya rencana tersebut, cakupan pelayanan listrik di Kecamatan Busang diharapkan semakin merata. Pemerintah kecamatan juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat di wilayah yang belum terlayani dapat ditindaklanjuti.
Selain listrik, akses air bersih masih menjadi salah satu kebutuhan yang perlu mendapat perhatian. Sejumlah wilayah, termasuk Rantau Sentosa, Long Bentuk, dan Mekar Baru, masih membutuhkan dukungan untuk pemenuhan layanan air bersih.
“Kalau air itu yang di Rantau Sentosa sama Bentuk. Termasuk di Mekar Baru belum,” katanya.
Uleh Juk menambahkan, pemetaan kebutuhan menjadi bagian penting dalam menentukan program pembangunan di wilayah kecamatan. Data kondisi lapangan diharapkan menjadi dasar dalam menentukan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ia berharap, secara bertahap seluruh desa di Kecamatan Busang dapat memperoleh akses layanan dasar yang memadai, baik listrik maupun air bersih, sehingga dapat mendukung aktivitas masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup warga. (adv/sm2)

























