Beranda Infrastruktur Warga Dayak Kenyah Bangun Lamin, KPC Bantu Rp 101 Juta

Warga Dayak Kenyah Bangun Lamin, KPC Bantu Rp 101 Juta

252
0

Satumejanews.id. KUTAI TIMUR – Warga Etnis Dayak di daerah ini tidak lama lagi bakal memiliki umah adat, yani Lamin Adat Dayak di Dusun Rindang Benua, Sangatta Selatan. Saat ini sedang proses Pembangunan secara swadaya masyarakat, meski ada juga bantuan dari berbagai pihak.

Pembangunan Lamin Adat itu dimulai pada Kamis (13/8/2026) di Dusun Benau, Km 10 Kecamatan Sangatta Selatan. Pada kesempatan itu, perusahaam tambang Batubara PT Kaltim Prima Coal (KPC) juga memberikan sumbangan dana sekitar Rp 101 juta melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2026, sebagai bentuk kepedulian mewujudkan rumah adat Dayak tersebut.

Deputi General Manager External Affairs and Sustainable Development (ESD) KPC M Munir Zein Damar yang akrab disapa Damar menyebutkan, bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Perusahaan kepada masyarakat Dayak di sini.

“Saya berharap bangunan Lamin ini segera terwujud dan kita juga komitmen untuk dukung. Semoga bisa selesai sebelum ada  acara besar dan kita bangga menjadi tuan rumah untuk acara yang sangat besar. Semoga setelah ini jadi akan ada paket-paket kesenian yang rutin,” ujarnya.

Jika tidak salah ujarnya, Rindang itu teduh, Benua itu rumah. Jadi bisa diartikan sebagai rumah yang teduh, menentramkan untuk semua. Tidak hanya warga Dayak Kenyah, tetapi juga tetangga yang multi-culture.

“Nanti rumah ini kita dirikan tiangnya sebagai bentuk dari gotong royong, semangat persatuan. Kita nanti tarik bareng-bareng mendirikan bersama-sama sehingga ini jadi semangat perjuangan untuk mendirikan bangunan yang besar supaya masing-masing nanti punya andil dalam pembangunan tiang utama,” pintanya.

Dikatakan, dengan niat baik, di sini akan hidup, tidak hanya sekedar seremonial mendirikan bangunan lamin. Tapi setelah itu juga ada keberlanjutan yang membuat daerah ini menjadi sentra budaya Dayak yang bisa menjadi tujuan wisata. Secara tidak langsung akan menghidupkan ekonomi warga juga dari kesenian, kerajinan yang ditawarkan di sini.

Kepala Dispusip Kutim Ayub yang juga tokoh Adat Dayak Kalimantan Timur (Kaltim) dan kalimantan Tengah (Kalteng) menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu dalam mewujudkan Pembangunan Lamin Adat ini. Baik Pemerintah Kabupaten Kutai timur (Pemkab Kutim) maupun perusahaan seperti KPC.

“Pembangunan Alim Adat ini sangat mendukung sekali, karena kita akan menjadi tuan rumah pesta adat di Kaltim dan Kaltara,” ujar Ayub.

Menurutnya, Lamin Adat ini merupakan bangunan yang sangat besar dan ikoniknya sangat tinggi. Bahkan ini menjadi salah satu daya dukung program Pemkab Kutim. Pihaknya berharap, peran pemerintah, perusahaan swasta serta masyarakat untuk dapat berpartisipasi, bekerjasama, gotong royong, dan kompak selalu. (*/sm4)