Beranda Kutai Timur Kutim Bertekad Bebas Stunting, Luncurkan AGAS

Kutim Bertekad Bebas Stunting, Luncurkan AGAS

302
0

SANGATTA – Kabupaten Kutim Timur (Kutim) yang dinilai memiliki angka stunting cukup besar, sekitar 27 persen, terus berupaya menurunkannya. Salah satunya meluncurkan Aksi Gerak Cepat Atasi Stunting (Agas), Senin (8/8/2022).

Kegiatan itu dipusatkan di Posyandu Tulip, Jalan Munthe ½, Desa Swarga Bara, Sangatta Utara dipilih menjadi lokasi peluncuran program dimaksud. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim menjadi OPD leading sector untuk program ini. Melibatkan Dinas Kesehatan dan OPD lainnya lingkup Pemkab Kutim.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman pada kesempatan peluncuran program itu berharap, stunting di Kutim bisa teratasi dengan penurunan jumlah anak yang menderita stunting. Contoh sederhana mencegah stunting, ujar Ardiansyah, memastikan anak ditimbang setiap bulan ke Posyandu atau fasilitas kesehatan lainnya. Pemberian tablet tambah darah dan lainnya.

“Pemberian edukasi 1000 HPK (Hari Pertama Kelahiran) pada calon pengantin dan makanan tambahan bagi bayi, ibu hamil dan balita,” ucap orang nomor satu di Pemkab Kutim itu.

Tak hanya itu, melaksanakan program keluarga berencana (KB) setelah melahirkan juga penting. Ditambah penggunaan jamban dan air bersih, selalu berperilaku hidup bersih dan sehat serta megupayakan tinggal di rumah layak huni.

“Mudah-mudahan (program AGAS) ini bisa berjalan dengan baik dan mencapai target yang telah ditentukan,” harap Ardiansyah dihadapan Ketua TP-PKK Ny Hj Siti Robiah, Kepala DPMDes Yuriansyah, Kepala Bappeda Noviari Noor, Kadinkes Bahrani, Sekretaris Dinas PPKB Indra Arie, Camat Sangatta Utara Hasdiah, Kades Swarga Bara Wahyuddin Usman, unsur Muspika, stakeholder dan undangan lainnya.

Sebelumnya, Sekretaris BKKBN Perwakilan Kaltim Al Kahfid Hidayat mengapresiasi Pemkab Kutim yang telah meluncurkan AGAS. Karena program ini menunjukan komitmen Pemkab Kutim dalam upaya menurunkan angka anak yang dikategorikan stunting.

“Dengan adanya launching Aksi Gerak Cepat Atasi Stunting ini mampu mendapatkan data keseluruhan balita se-Kutim sesudah ditimbang dan status gizinya,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan bulan timbang dan pemberian vitamin A kepada balita. Kemudian dilanjutkan konferensi video Bupati dengan seluruh Camat, Kepala Puskesmas dan Kades se-Kutim melalui zoom. Untuk bersama-sama menyukseskan AGAS disetiap wilayah kerja masing-masing.(smn4/smn1)

Artikulli paraprakPertama Kali, Pameran Samarinda Dalam Grafis
Artikulli tjetërKetika Babinsa Koramil 0909-01 Jadi Pembina Upacara di SDN 001 Sangatta Utara : Pelajar Diminta Jaga Kedisiplinan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini