Beranda Kutai Timur Tangani Program Stunting, DPPKB Kutim Gandeng LAN Samarinda

Tangani Program Stunting, DPPKB Kutim Gandeng LAN Samarinda

365
0

Satumejanews.id. SAMARINDA – Guna menangani program penurunan angka stunting di daerah ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam hal ini Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), menggandeng termasuk Lembaga Administrasi Negara (LAN) Samarinda.

Menurut Kepala DPPKB Kutim Achmad Junaidi, sebagai langkah awal pelaksanaan program yang mendapat dukungan penuh dari Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman ini, digelar rapat bersama yang menghadirkan Perangkat Daerah terkait termasuk  Lembaga Administrasi Negara (LAN) Samarinda yang akan terlibat secara langsung  dalam program Akademi Kolaborasi untuk Penanganan Kemiskinan dan Stunting atau AKSIS.

Kegiatan ini tidak hanya membantu dalam mempercepat penurunan Stunting. Namun juga  menekan angka kemiskinan yang menjadi pintu awal masuknya persoalan penyakit yang menyerang tumbuh kembang anak ini.

“Jadi hasil rapat ini, kami akan langsung menindaklanjuti di internal kami termasuk dengan mengundang seluruh Perangkat Daerah terkait untuk menentukan kriteria dan syarat  yang akan melaksanakan program ini,” ujar Kepala DPPKB Kutim, Ahmad Junaedi, Rabu (21/01/2026)

Nantinya, para peserta yang dipilih tidak hanya sekedar pegawai yang hanya sebatas mewakili PD terkait. Namun akan dipilih berdasarkan kemampuan dan kesesuaian bidang kerja yang selaras dengan program AKSIS, terutama yang berkaitan dengan kemiskinan dan Stunting.

“Kita juga akan membedah tiga data yang akan menjadi acuan kerja. Yakni data keluarga berisiko Stunting, data anak Stunting dan data kemiskinan ekstrem, ” ungkap Junaedi.

Sebelum terjun ke lapangan, seluruh peserta yang direncanakan akan berjumlah 40 orang ini juga akan mendapatkan pelatihan secara intensif dengan melibatkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, diantaranya LAN Samarinda.

“Sehingga setelah pelatihan ini selesai, sudah  ada rekomendasi program dan kegiatan yang akan kita sampaikan kepada pucuk pimpinan kita (Bupati dan Wakil Bupati), “ujarnya

Pria berkacamata ini berharap dengan adanya trobosan ini menjadi pemacu semangat seluruh pihak dalam upaya menuntaskan persoalan terkait kemiskinan dan Stunting di Kutim. Dirinya mengaku optimis dengan kolaborasi seluruh pihak, perlahan namun pasti, angka Prevalensi Stunting di Kutim akan terus menurun.

“Dengan turunnya keluarga berisiko Stunting dan Kemiskinan akan bermuara kepada turunnya angka Stunting di Kabupaten Kutai Timur, ” pungkasnya.

Optimisme juga disampaikan oleh Kepala LAN Samarinda, Rahmat yang menyebut bahwa AKSIS menjadi salah satu langkah maju yang diambil oleh Pemerintah Daerah. Dengan mengootimalkan kolaborasi semua pihak termasuk swasta untuk merumuskan sebuah program yang tepat dan cepat dalam upaya menurunkan Kemiskinan dan stunting di Kutim.

“Saya yakin akan bisa, karena saat ini kita hanya perlu melakukan orkestrasi dan menjembatani program agar bisa langsung menyasar kepada masyarakat terutama yang berkaitan dengan kemiskinan dan stunting, ” ucap Rahmat. (sm4)