Satumejanews.id. KUTAI TIMUR – Ratusan peserta dari putra dan putri karyawan dan kontraktor PT kaltim Prima Coal (KPC), turut meramaikan kegiatan Green Hiking yang digelar perusahaan tambang batubara tersebut, pada Sabtu (18/7/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Peternakan Sapi Terpadu (PESAT) di Desa Kabo Jaya-Sangatta Utara, pukul 06.30 Wita.
Acara ini digelar dalam rangka peringatan hari lingkungan hidup sedunia tahun 2026. Atau dikenal sebagai Green Olympic dilingkungan perusahaan Kaltim Prima Coal (KPC) dan Kontraktor yang tahun ini mengambil tema “Our Power, Our Planet: Bersama Menghadapi Perubahan Iklim Melalui Aksi Nyata Dan Budaya Berkelanjutan”.
Kegiatan tersebut, seluruh peserta harus menempuh jarak 6 kilometer dengan tantangan medan alam yang terbagi menjadi 3 pos. Pos 1 dan 2 adalah water station dan pos 3 diisi games dan kuis yang telah disiapkan oleh panitia lomba.
Tahun ini untuk pertama kalinya event green hiking dibagi menjadi 2 kategori, general dan all women. Dalam kategori general, setiap tim terdiri dari campuran laki2 dan perempuan atau smua laki-laki. Sementara kategori all women dalam satu timnya terdiri dari semua perempuan. Karena pada penambahan kategori all women, sehingga tahun ini jumlah peserta bertambah cukup banyak dibanding tahun lalu. Dari 236 tim terdaftar, 26 timnya termasuk dalam kategori all women. Kategori all women terbukti menjadi magnet tersendiri bagi para peserta yang berasal dari karyawan KPC dan kontraktor.

Bertindak sebagai pemegang bendera start menjadi tanda dimulainya perlombaan oleh Chief Operating Officer (COO) Kepala Teknik Tambang (KTT) KPC Hendro Ichwanto yang diwakili General Manager (GM) Mining Development Division (MDD) Seno Syahrin didampingi Manager Environment Kiagus Nirwan serta dihadiri pula perwakilan PJO Kontraktor.
Ketua Panitia Pascal R Samban ditemui di sela kegiatan menyebut, mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian acara Green Olympic 2026. Di mana sebelum perlombaan, lanjutnya panitia telah melakukan survey lokasi dan mitigasi awal guna kenyamanan, prosedur safety dan keamanan bagi seluruh peserta selama berlangsungnya perlombaan. Panitia juga menyiagakan personil tim Rescue dan tim kesehatan dari Klinik ISOS di setiap pos dan beberapa titik rute yang dilalui seluruh peserta.
“Terima kasih saya ucapkan kepada manajemen KPC, para PJO Kontraktor, Sponsor serta pihak terkait lainnya atas support dan dukungannya sehingga kegiatan ini terlaksana dengan baik. Juga seluruh panitia dengan kerja kerasnya menyiapkan keperluan acara sehingga berjalan sukses”, tutupnya.

Ditemui terpisah, Fransisco Laverna atau akrab disapa Delon salahsatu peserta dari PT Triatra Sinergia Pratama (TSP) site KPC Sangatta mengaku bersemangat serta sangat antusias saat namanya dipilih manajemen untuk mengikuti perlombaan. Ini merupakan event jelajah alam pertama yang dia ikuti selama bekerja di site KPC.
“Jujur, saya senang dapat pengalaman baru selama perlombaan. Selain berjalan dan menikmati langsung proses pemulihan alam oleh perusahaan KPC. Saat ini, area tersebut telah berubah menjadi lahan hijau dan asri serta terdapat flora dan fauna di dalamnya. Ini menjadi pesan yang mendalam tentang upaya perusahaan dalam pengelolaan serta menjaga lingkungan yang berkelanjutan bagi generasi yang akan datang,” tutupnya.
Dalam penilaian Green Hiking tidak hanya soal kecepatan dalam menyelesaikan lintasan. Namun, juga ketepatan dalam menjawab soal seputar lingkungan serta kekompakan dalam menyelesaikan games dengan baik. Ini akan menjadi nilai tambah agar dapat memenangkan pertandingan.
GM MDD Seno Syahrin sekaligus mewakilinya COO/ KTT KPC Hendro Ichwanto dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada PJO Kontraktor, panitia dan seluruh peserta lomba yang telah berpartisipasi dalam kegiatan. Seno juga berharap kepada seluruh peserta untuk selalu memperhatikan keamanan dan menjunjung sportifitas dalam pertandingan dan ikuti petunjuk serta arahan dari panitia lomba.

Hiking ini, lanjutnya merupakan kegiatan positif guna meningkatkan kesehatan karyawan dengan rutin berolahraga. Juga sebagai sarana edukasi dan pengetahuan seputar K3LH (Kesehatan, Keselamatan Kerja serta Lingkungan Hidup) sehinga tercipta lingkungan yang aman dan nyaman bagi karyawan dan keluarganya.
“Diharapkan karyawan menjadi duta K3 dan Lingkungan, baik di tempat kerja, rumah kemudian di lingkungan sekitar sehingga budaya K3LH menjadi budaya baru yang positif untuk masyarakat khususnya di Kutai Timur. Dengan dipilihnya PESAT sebagai lokasi perlombaan, sekaligus menunjukkan komitmen dan capaian reklamasi yang baik dalam pengelolaan lingkungan di lahan pasca tambang yang hijau dan asri serta bernilai ekonomis. Di mana saat ini Pesat memiliki fasilitas penunjang serta dimanfaatkan sebagai sentra tanaman pakan dan ternak sapi yang dikelola oleh perusahaan KPC”, tutupnya.
Green Olympic di lingkungan KPC diisi dengan berbagai kegiatan serta perlombaan antar karyawan. Dimulai pada 6 Juni dengan kegiatan Aksi Bersih Lingkungan di seputar Town Hall-Swargabara. Kemudian ada lomba Green Innovation Think, Green Office, Kandarigat Award, Environtment Short Video, Photo, Poster, Yel-Yel, Green Hiking, Crocodile Boat Race dan Green Olympic Goes To School. Di mana seluruh rangkaian kegiatan dan pemenang lomba akan diumumkan pada saat acara penutupan (closing ceremony) yang dijadwalkan pada tanggal 7 Agustus 2026. (*/ms)


























