Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman ketika menerima audiensi jajaran Pos SAR Sangatta yang bakal naik kelas B. (satumejanews.id/lintang)

Satumejanews.id. KUTAI TIMUR – Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi terhadap kinerja Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Sangatta yang selama ini dinilai cepat merespons berbagai kejadian maupun laporan masyarakat di wilayah Kutim.
“Kita sangat mendukung keberadaam Pos SAR Sangatta selama ini. Dan ke depan bakal ditingkatkan menjadi kelas B, kita sambut dengan baik,” ujar Ardiansyah, saat menerima audiensi jajaran Pos SAR Sangatta, Jumat (18/9/2026).
Pihaknya menilai dengan dianikkan status tersebtu akan memperkuat kelembagaan SAR di masa mendatang, terutama dalam memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan bagi masyarakat di wilayah Kutim.
“Kita tentu menyambut baik rencana peningkatan ini. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) sangat mendukung, karena keberadaan Basarnas sangat penting bagi masyarakat. Selama ini ketika terjadi sesuatu, Basarnas juga bergerak cepat dan tanggap dalam menangani laporan yang masuk,” ujar Ardiansyah.
Menurutnya, peningkatan status Pos SAR Sangatta diharapkan semakin memperkuat kapasitas penanganan keadaan darurat, terutama dengan dukungan tambahan personel dan peralatan yang nantinya dapat ditempatkan di Kutim.
“Kami berterima kasih atas kerja cepat dan respons Basarnas selama ini. Mudah-mudahan dengan peningkatan status menjadi Kantor SAR Kelas B, pelayanan kepada masyarakat bisa semakin kuat, cepat dan optimal,” ujarnya.
Kepala Sub Bagian Umum Basarnas Kutim, Anton Kurniawan mengatakan, Pos SAR Sangatta ditargetkan meningkat menjadi Kantor SAR Sangatta Kelas B. Waktu pelaksanaan peningkatan status masih mengikuti ketentuan dan jadwal dari Kantor Pusat Basarnas.
“Insyaallah tahun ini. Kita akan terus lakukan koordinasi terkait peningkatan status Pos SAR menjadi Kantor SAR,” jelasnya.
Peningkatan status tersebut akan berdampak pada penguatan personel dan sarana pendukung operasi SAR di Kutim. Setelah berstatus Kantor SAR, Sangatta akan mendapat tambahan sumber daya manusia (SDM) serta alat utama (Alut) yang menunjang pelaksanaan pencarian dan pertolongan. (adv/tg)



























