Beranda Kominfo Kutim Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Hadiri Erau Adat Las Benua di Sangatta

Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Hadiri Erau Adat Las Benua di Sangatta

345
0

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Sultan Aji Muhammad Arifin.

Satumejanews.id. KUTAI TIMUR – Erau bukan saja digelar di kesultanan Kutai Ing Martadipuar Tenggarong. Kutai Timur (Kutim) juga akan menggelar Erau Adat Las Benua pada 9 hingga 13 Oktober 2026 mendatang.

“Guna menelstarikan ada dan budaya tersebut, kita gelar Erau Adat Les Benua. Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kutim dan Kaltim, bisa hadir di Sangatta. Untuk menyaksikan acara budaya tersebut,” ajak Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Menurutnya, kegiatan Erau Adat Las Benua ini sebagai bagian dari upaya memperkuat pelestarian adat dan budaya daerah, sekaligus menghidupkan kembali berbagai ragam seni dan budaya yang menjadi warisan leluhur.

“Erau Adat Las Benua bukan hanya menjadi momentum untuk menyaksikan berbagai pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga menjadi ruang untuk menghormati para tokoh adat dan sesepuh, sekaligus memberikan ruang bagi para seniman dan budayawan untuk terus berkarya,” ujar orang nomor satu di Kutim ini.

Ardiansyah menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pelestarian budaya. Generasi penerus diharapkan dapat mengenal, mencintai, sekaligus melanjutkan warisan budaya leluhur.

“Melestarikan budaya bukan berarti hanya menjaga masa lalu, tetapi melestarikan budaya berarti menyiapkan masa depan,” kata manatan Wakil Ketua DPRD Kuti mini.

Ia mengatakan, adat dan budaya memiliki nilai penting dalam membentuk jati diri masyarakat. Dari adat, generasi muda dapat belajar tentang nilai. Sementara dari budaya, masyarakat dapat menemukan jati diri dan memperkuat kebersamaan.

“Dari kebersamaan, kita membangun kekuatan, dan dari warisan leluhur, kita menatap masa depan dengan penuh kebanggaan,” lanjutnya.

Melalui Erau Adat Las Benua 2026, masyarakat diajak bersama-sama menjaga keberlangsungan adat dan budaya Kutai Timur agar tetap hidup serta dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Adat kita jaga, budaya kita lestarikan, persatuan kita kuatkan, Kutai Timur kita majukan. Bersama-sama kita gaungkan, Adat Lestari, Tua Benua, Etam Berjaya,” kata Ardiansyah. (adv/sm2)