Satumejanews.id. BARABAI — Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST) memberi dukungan penuh kepada MTsN 5 HST terkait pengembangan UKS (Unit Kesehatan Sekolah). Dukungan itu diutarakan Wakil Bupati HST, H Gusti Rosyadi Elmi saat mengunjungi lembaga pendidikan itu, Kamis (1/10/2026).
”Ulun (saya) sangat mengapresiasi UKS di MTsN 5 HST ini setelah melihat langsung keberadaanya. Kondisinya sangat bagus, tinggal beberapa hal kecil yang perlu perbaikan,” sebut Wabup HST Gusti Rosyadi Elmi seusai peninjauan.
Wabup Gusti Rosyadi sendiri mengunjungi MTsN 5 HST di Jalan Tanjung Pura 52, Desa Pagat, Kec. Batu Benawa — sekitar 6 km dari Kota Barabai — itu disertai Asisten I Setkab HST, H Ainur Rafiq dan pejabat lainnya. Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan madrasah setingkat SLTP tersebut mengikuti kontes Sekolah Sehat tingkat Provinsi Kalsel tahun 2026.

MTsN 5 HST diketahui terpilih sebagai juara lomba Sekolah Sehat tingkat kabupaten untuk jenjang SLTP/MTs. Karena itu, MTsN ini berhak mewakili HST ke kontes Sekolah Sehat tingkat Provinsi Kalsel, selain SDN Pajukungan di jenjang SD/MI, dan SMAN 1 Barabai pada jenjang SLTA/MA.
Wabup Gusti Rosyadi menegaskan, Pemkab HST siap memberikan penguatan secara berkesinambungan serta mendengarkan hasil review tim pembina agar kekurangan yang ada dapat segera disempurnakan.
”Ulun sangat mendukung keberadaan UKS MTsN 5 ini. Ulun berharap dan berdoa semoga UKS madrasah tingkat pertama ini menjadi juara terbaik dan mudah-mudahan selalu memberikan hasil yang terbaik,” tambahnya agak diplomatis.
Lantas Kepala MTsN 5 HST, Fadlul Yamani menyebut, penilaian lomba tingkat Provinsi Kalsel sendiri akan digelar 6 Oktober 2026. Penilaian ini, urainya, memerlukan strategi matang yang tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik, melainkan pembiasaan hidup sehat harian warga sekolah.

”Penilaian level provinsi berfokus pada habituasi, komitmen manajemen sekolah, keterlibatan peserta didik, hingga sinergi bersama Puskesmas Pagat, Dinas Kesehatan, dan dinas terkait,” sebut Fadlul Yamani kepada awak media.
Fadlul Yamani menjelaskan, ada enam langkah prioritas yang disiapkan madrasah. Antara lain meliputi penguatan 4 pilar UKS, pemenuhan standar fasilitas kunci, kelengkapan administrasi, hingga pemberdayaan kader kesehatan atau dokter kecil.
Selain itu, MTsN 5 HST juga mengusung inovasi pemanfaatan limbah air AC yang digunakan untuk menyiram tanaman obat keluarga (Toga) di lingkungan madrasah, dan rutin menggelar simulasi evaluasi mandiri.
”Raihan ini menjadi motivasi besar bagi seluruh warga madrasah untuk terus memberikan yang terbaik demi membawa nama harum Hulu Sungai Tengah di tingkat provinsi,” tutup Fadlul yang juga dikenal sebagai Ketua GP Ansor HST itu. (adv-msb/jjd).


























