Beranda Kominfo Kutim Swarga Bara Miliki Potensi Destinasi Wisata Air Terjun

Swarga Bara Miliki Potensi Destinasi Wisata Air Terjun

389
0

Satumejanews.id. SANGATTA – Kepala Desa Swarga Bara Wahyuddin Usman mengatakan, di wilayahnya memiliki sejumlah potensi pariwisata yang bisa dikembangkan dengan baik.

“Kita punya potensi wisata air terjun nanti kita akan mencoba berkoordinasi dengan pihak instansi teknis, sebab tata letaknya ada di seberang Sungai Sangatta,” ujarnya Senin (24/11/2025).

Karena lokasinya terletak di Seberang Sungai Sangatta, diperlukan kehati-hatian dalam melangkah untuk pengembangan. Hal ini dilakukan, agar tidak terjadi kesalahan dalam pengelolaannya di masa mendatang.

Wahyuddin menambahkan bahwa seluruh langkah harus mengikuti regulasi agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun konflik pemanfaatan ruang pada masa mendatang.

Meski potensi wisata tampak menjanjikan, kondisi geografis kawasan yang berada di perbukitan serta dekat dengan kawasan berhutan menuntut adanya pertimbangan ekologis. Pemerintah desa menekankan bahwa keselamatan pengunjung dan keberlanjutan lingkungan harus menjadi fondasi utama setiap keputusan.

“Perlu kajian khusus terkait dengan lokasi tersebut, apa kah boleh kita masuk ke dalam untuk membuka potensi wisata tersebut,” kata Wahyuddin.

Sejalan dengan upaya itu, Swarga Bara juga menjadi salah satu wilayah yang diproyeksikan dapat berkembang karena letaknya yang strategis dan berdekatan dengan pusat Kecamatan Sangatta Utara. Dalam beberapa tahun terakhir, kecamatan ini memang gencar menggarap sektor wisata alam sebagai motor baru pertumbuhan ekonomi.

Dikatakan, pemerintah desa memahami bahwa membangun destinasi wisata bukan sekadar membuka jalur ataupun menyiapkan fasilitas sederhana. Tahapan teknis dan administratif, termasuk rekomendasi tata ruang serta analisis dampak lingkungan, merupakan syarat yang tidak dapat dilewati.

Masyarakat juga diharapkan terlibat sejak awal agar pengembangan wisata benar-benar memberi manfaat nyata, mulai dari peluang usaha hingga pengelolaan kawasan. Pemdes berencana melakukan survei lapangan lanjutan dalam waktu dekat sebelum melaporkan hasil pemetaan kepada instansi terkait.

“Kami berharap kajian ini menjadi titik mula bagi lahirnya destinasi baru di Kutim. Namun prinsip kehati-hatian tetap menjadi pagar utama agar keindahan alam yang menjadi daya tarik awal tetap terjaga dengan baik,” ujarnya. (adv/sm4)