Beranda Kalimantan Selatan Kaum Masjid Pemangkih yang Hilang Ditemukan, Jasad Korban Terseret Derasnya Arus Air...

Kaum Masjid Pemangkih yang Hilang Ditemukan, Jasad Korban Terseret Derasnya Arus Air Sungai Benawa

590
0

‎‎Satumejanews.id. BARABAI — Kaum atau “marbot” Masjid Jami Desa Pemangkih, Kecamatan Labuan Amas Utara (LAU), HST, Muhammad Riduan (62) yang dilaporkan hilang di sungai telah ditemukan oleh tim SAR gabungan. Korban ditemukan sudah meninggal dunia (MD) .

‎‎”Alhamdulillah, upaya pencarian tim gabungan dari berbagai pihak telah membuahkan hasil. Korban telah ditemukan sudah meninggal dunia,” ucap Plt. Kepala BPBD dan Damkar HST, Ahmad Fathoni melalui Kasi Kedaruratan, Fitriadinoor kepada media ini.

‎‎Mengungkap up-date terkini kabar orang hilang itu, yakni Muhammad Riduan, warga Desa Pemangkih RT. 003, RW. 001, Kec. LAU, HST tersebut, Fitriadi menyebut, penemuan jasad korban cukup jauh dari titik lokasi kejadian musibah.

‎‎Korban diduga terseret derasnya arus air sungai Benawa yang kini meluap dan keruh menyusul turunnya hujan deras pagi tadi. Kondisi ini berbeda dengan hari sebelumnya, Sabtu (16/5/2026) petang atau saat korban dinyatakan pihak keluarganya hilang tenggelam di sungai itu.

‎‎Jasad korban sendiri sudah dievakuasi  tim SAR gabungan di lokasi penemuan. Lalu dimasukkan ke mobil ambulans untuk seterusnya dilarikan ke RSUD Haji Damanhuri, Barabai, guna keperluan pemeriksaan medis.

‎‎Korban Riduan sendiri seperti diketahui dilaporkan pihak keluarganya hilang  di sungai Benawa pada Sabtu (16/5/2026) petang sekitar pukul 18.00 WITA.  Ia yang tinggal seorang diri dan tidak memiliki riwayat penyakit itu tak pulang-pulang ke rumah tanpa diketahui keberadaannya.

‎‎Namun, saat pihak keluarga mencari  korban ke sungai, maka ditemukan sandal jepit dan rokok korban di atas lanting (jamban).  Korban sendiri sebelumnya dilihat para saksi sekitar pukul 14.00 — 14.30 WITA tengah berupaya mencongkel atau mengangkat alat perangkap ikan penuh lumpur sambil berendam di dalam air, tetapi kemudian raib tak tahu rimbanya.

‎‎Upaya pencarian korban sendiri dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai fihak.  Tim BPBD dan Damkar HST sendiri, misalnya, dikoordinir langsung oleh Fitriadinoor dengan 30 anggota personelnya. Belum lagi pihak  TNI, Polri, Kepala Desa (Pembakal) dan masyarakat bersama para relawan lainnya.

‎‎Pencarian korban dengan menyisir berbagai lekukan sungai  hingga ke arah hilir dilakukan Tim SAR semalam suntuk.  Tapi,  belum membuahkan hasil hingga Ahad pagi pukul 09.00 WITA. Beruntung, upaya dan kerja keras tim yang tak kenal lelah telah menemukan jasad korban pada sekitar pukul 12.10 WITA.

‎‎Sejauh ini, jasad atau jenazah korban Muhammad Riduan diketahui sudah dibawa ke rumah duka keluarganya di Desa Pemangkih, Kecamatan LAU, HST. Lalu,  jenazah almarhum rencananya ditahlilkan warga sekaligus fardhu kifayahnya di Masjid Jami Pemangkih sendiri untuk kemudian dimakamkan di TPU setempat ba’da shalat Ashar hari ini juga.  (jjd).