Beranda Kalimantan Selatan ‎Malam Idul Adha 1447 H, Pemkab HST Gelar Lomba Pawai Takbiran, Hari...

‎Malam Idul Adha 1447 H, Pemkab HST Gelar Lomba Pawai Takbiran, Hari Ini Pendaftaran Peserta Mulai Dibuka

677
0

‎‎Satumejanews.id. BARABAI —  Malam Idul Adha 1447 H di Kota Barabai kembali bakal diramaikan lomba pawai takbiran. Itu seiring dibukanya pendaftaran peserta lomba takbiran oleh Pemkab HST melalui Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporabudparekraf) setempat. 

‎‎”Pembukaan peserta lomba mulai hari ini, 15 hingga 22 Mei 2026. Lomba ini terbuka bagi masyarakat HST dengan dua kategori, umum dan instansi,” ungkap Kepala Disporabudparekraf HST, M Ramadlan melalui Kabid Kebudayaan, Muayyad kepada awak media, Jumat (15/5/2026).

‎‎Muayyad menyebut, lomba pawai takbiran menyambut Idul Adha, 10 Dzulhijjah 1447 H ini untuk melestarikan tradisi Islami sekaligus menumbuhkan kreativitas para generasi muda di Bumi Murakata — HST.  “Lomba ini juga menjadi salah satu agenda budaya religius yang rutin dilakukan untuk menyemarakkan malam hari raya Idul Adha,” jelasnya.

‎‎Muayyad menjelaskan, melalui pawai ini diharapkan tradisi takbiran di ibu kota Kabupaten HST (Hulu Sungai Tengah)  tetap terjaga.  Tetap lestari di tengah masyarakat sekaligus menjadi ruang kreativitas positif bagi generasi muda dengan tetap menjunjung nilai-nilai Islami.

‎”Technical meeting  kita jadwalkan pada 22 Mei 2026 pukul 20.00 WITA di eks SMP 10 HST Munti Raya, Barabai. Sementara pelaksanaan lombanya  pada malam Hari Raya Idul Adha 1447 H atau malam 9 ke 10 Zulhijjah,” sebut Muayyad.

‎‎Bagaimana ketentuan peserta?  Mantan Camat  LAU itu menerangkan, ketentuan teknisnya  peserta diwajibkan menggunakan mobil dengan tinggi maskot atau atribut maksimal dua meter dari alas maskot. Dekorasi dan konsep pawai harus berkaitan dengan momentum Idul Adha atau Idul Qurban.

‎‎Para peserta juga diminta menjaga nilai-nilai islami dan ketertiban selama mengikuti pawai. Untuk itu, panitia melarang penggunaan kostum menyeramkan seperti hantu, jin, pocong, tuyul, dan tidak diperbolehkan menyalakan kembang api, mercon, petasan, maupun penggunaan musik DJ atau sejenisnya.

‎”Pawai takbiran bukan hanya hiburan, tetapi juga syiar keagamaan. Karena itu, seluruh peserta diharapkan tetap menjaga etika, keamanan, dan nuansa religius dalam pelaksanaannya,” tambah Muayyad.

‎‎Nantinya, para pemenang lomba akan mendapat hadiah dari panitia berupa trophy, sertifikat, dan uang pembinaan. Juara pertama akan mendapat uang pembinaan Rp5 juta, juara dua Rp3 juta, juara tiga Rp2 juta.

‎‎Tak hanya itu saja.  Panitia pun akan memberikan hadiah bagi pemenang juara harapan satu hingga tiga. Adapun untuk informasi dan pendaftaran peserta dapat menghubungi panitia atas nama Faisal di nomor 083853293105. (adv-msb/jjd).