Satumejanews.id. BALIKPAPAN – Ajang olahraga Balikpapan Bridge Open Tournament 2026 siap digelar pada 12-14 Juni 2026 mendatang. Turnamen bridge terbesar di Kalimantan itu akan dipusatkan di Hotel Grand Jatra dan kawasan e-Walk Balikpapan Super Block dengan total hadiah mencapai Rp250 juta.
Panitia membuka tiga kategori pertandingan, yakni Pasangan Open, Pasangan Junior, dan Pasangan Pelajar U-18.
Ketua Panitia Pelaksana, Oktavianus H Batara, mengatakan antusiasme peserta cukup tinggi sejak pendaftaran dibuka. Hingga saat ini tercatat sebanyak 27 tim kategori open dan 11 tim kategori remaja telah menyatakan keikutsertaan.
”Pendaftaran masih terus kami buka dan terbuka bagi siapa saja yang ingin ikut serta. Batas akhir pendaftaran ditetapkan pada 5 Juni 2026,” ujar Oktavianus, Jumat (8/5/2026).
Ia menyebut turnamen tahun ini akan semakin menarik karena diikuti empat pasangan pemain yang merupakan anggota tim nasional bridge Indonesia.
”Turnamen akan makin seru karena ada empat pemain timnas ambil bagian. Target kami 60 tim peserta,” tambahnya.
Untuk biaya pendaftaran, panitia menerapkan tarif bertingkat sesuai periode pendaftaran. Pada masa penawaran awal yang berakhir 15 April 2026, peserta dikenakan biaya Rp750 ribu. Sedangkan tarif normal sebesar Rp1 juta untuk peserta dalam negeri dan USD 450 bagi peserta luar negeri.
Panitia juga menyiapkan sejumlah fasilitas khusus bagi peserta mancanegara, di antaranya dua kamar penginapan gratis selama dua malam, layanan penjemputan dari bandara, serta jamuan makan siang di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Peserta yang ingin mengikuti turnamen dapat menghubungi Nur di nomor +62 812-3064-7115 atau Hendrik Lapian di +62 821-5547-7670. Pembayaran biaya pendaftaran dilakukan melalui rekening atas nama BALIKPAPAN BRIDGE OPEN TOURNAMENT di Bank Tabungan Negara dengan nomor rekening 4501889199993.
Sementara untuk kebutuhan akomodasi, peserta dapat menghubungi Yulia di nomor +62 821-5355-6378.
Oktavianus berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat persahabatan antarpeserta sekaligus memperkenalkan Balikpapan dan kawasan IKN kepada peserta dari dalam maupun luar negeri.
”Dengan turnamen ini kami berharap bisa menjadi momentum penting bagi perkembangan komunitas bridge nasional menjelang berbagai kejuaraan internasional,” pungkas pria yang juga menjabat Binpres KONI Balikpapan tersebut. (*)

























