Beranda Kalimantan Selatan Antisipasi Karhutla, BPBD HSS Siap Gelar Pasukan di Bamban Utara, Hotspot Sudah...

Antisipasi Karhutla, BPBD HSS Siap Gelar Pasukan di Bamban Utara, Hotspot Sudah Mulai Muncul

371
0

Gambar atas : Spanduk Apel Siaga Darurat Bencana Karhutla ini sudah dipajang di lapangan Jayapati, Bamban Utara.(ist)

KANDANGAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Hulu Sungai Selatan (HSS) lebih sigap dan action. Kali ini, BPBD siap menggeber Apel Siaga Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Sepak Bola Jayapati, Desa Bamban Utara, Kecamatan Angkinang, HSS, Selasa pagi, 16 Agustus 2022.

Apel siaga atau katakan Gelar Pasukan ini sebagai langkah antisipasi menghadapi ancaman bencana Karhutla di wilayah HSS, Kalsel. Terutama saat memasuki musim kemarau seperti sekarang.

“Saat ini, ada titik api (hotspot) yang sudah mulai muncul di daerah Daha, HSS. Karena itu, kita gelar Apel Siaga Darurat Bencana Karhutla tahun 2022 ini,” ucap Kepala BPBD HSS, Kusairi kepada awak media ini, Senin (15/8/2022).

Disambangi di Lapangan Jayapati, Bamban Utara, Kusairi yang ditemani staf, termasuk Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD, Riza dan Kades Bamban Utara, Ismail, tengah menyiapkan segala sesuatunya. Antara lain sudah memajang baleho, spanduk, dan podium pembina upacara di tengah lapangan.

Kusairi menyebut, apel Gelar Pasukan Mencegah Karhutla di “Bumi Antaludin” HSS ini rencananya dipimpin Bupati HSS, H Achmad Fikry atau Wakil Bupati Syamsuri Arsyad. Apel ini juga akan melibatkan semua unsur Forkopimda HSS, Kepala SKPD, Camat, dan unsur terkait lainnya.

“Peserta Apel Siaga Bencana Karhutla ini terdiri para Tagana (Taruna Siaga Bencana) se HSS, PMK (Pasukan Mencegah Kebakaran), satuan TNI dan Polri,” ujar KusairiKusairi seraya menimpali jumlah semua peserta apel sekitar 300 orang.

Menurut Kusairi, penglibatan semua unsur dan pihak terkait ini agar ancaman Karhutla di wilayah HSS bisa diantisipasi sedini mungkin. Sebab, ada sebagian masyarakat ketika membuka usaha ladang dan kebun pada musim kemarau ini dengan cara membakar kawasan hutan dan lahan. (Smn10)

Artikulli paraprakHUT RI, Jadikan Momentum Bangkitkan Ekonomi Masyarakat
Artikulli tjetërIkuti Gladi Bersih, Ketua DPRD Bacakan Teks Proklamasi