Beranda Jawa Timur Karya Anak Bangsa, Mobil Mewah ‘Lambhorgini’ Made In Tlekung, Batu

Karya Anak Bangsa, Mobil Mewah ‘Lambhorgini’ Made In Tlekung, Batu

2364
0

Satumejanews.id. BATU – Ini merupakan kabar gembira dan luar biasa. Putra bangsa Indonesia, khususnya di dusun Gangsiran, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, mampu membuat tiruan mobil mewah Lamborghini.

Saat ini, ada dua mobil yang dibuatnya, selain jenis Lamborghini ada juga Ford Mustang GT. Keduanya sudah dipesan dan segera dikirimkan setelah selesai nanti.

“Ini masih finishing. Jika sudah selesai segera kami kirimkan ke pemesannya di Jakarta. Diperkirakan dua bulan ke depan sudah selesai,” ujar Mahandika Bayu Aji (24), sang pembuat tiruan mobil mewah tersebut.

Dia membuatnya di bengkelnya sendiri di rumah. Pemuda lulusan SMP ini memang menyukai dunia mobil sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selama duduk di bangku SMP Dika, panggilan akrabnya, sudah merancang masa depannya untuk menekuni hal yang berbau dengan mobil.

“Dari SMP saya sudah belajar software tentang 3D modeling,” terangnya.

Ketika ditanya berapa lama proses pembuatan replik mobil mewah made in Tlekung tersebut, Dia menyebutkan sekitar satu tahun. Lamanya pengerjaan mobil ini karena mulai dari body hingga perangkat dan mesin semua ditotal secara manual. Pemesannya mempercayai karena Dika sudah memakai mesin CNC miliknya yang dipelajari dari internet.

Bahkan replika mobil supercar tersebut sudah dikenal di Amerika, meski proses pembuatan dan pengiriman mencapai satu   tahun dan memakan biaya ratusan juta rupiah.

Pj Walikota Batu Aries Agung Paewai yang mendengar informasi hal tersebut, Kamis (21/9/2023) mengunjungi bengkel Mahandika Bayu Aji. Ketika berada di bengkel itu, Aries sangat terkesan dengan karya yang dihasilkan Mahandika. Ia mengapresiasi terhadap dedikasi dan keterampilan tinggi yang ditunjukkan warga Dusun Gangsiran Tlekung ini.

“Karya Mahandika Bayu Aji adalah contoh nyata dari bakat dan kreativitas luar biasa anak muda. Saya bangga melihat pencapaian ini,” ujar Aries.

Aries berdecak kagum melihat ketelatenan dan kesungguhan pria tamatan SMP ini. Terutama dalam merakit mobil hingga mendesain body mobil dengan kemiripan yang hampir sama dengan aslinya. 

“Luar biasa. Kendati hanya lulusan  SMP, Dika bisa merakit mobil dengan biaya ratusan juta dan mendapat pesanan dari luar negeri. Ini merupakan potensi warga Kota Batu yang perlu kita dukung,” kata Aries.

Aries juga berencana untuk membawa salah satu replika mobil milik Dika,  dalam sebuah pameran yang akan diselenggarakan di Jawa Timur. Tujuannya untuk dipamerkan kepada khalayak yang lebih luas.

“Kita tahu dengan potensi ini perlu kita dukung dengan mempromosikannya. Nanti akan kita bawa ke pameran tingkat provinsi atau pada saat Hari Jadi Kota Batu,” tambah Aries.

Replika Lamborghini yang dibuat Mahandika, menarik perhatian banyak warga lain di Kota Batu, terutama penggemar otomotif. Keahlian dan perhatian terhadap detail yang tinggi membuat karyanya tampak seperti salinan sempurna dari mobil aslinya.

Aries Agung Paewai berharap prestasi Mahandika akan memberikan dorongan bagi para pengrajin lokal  dan generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan bakat mereka. Ia berkomitmen mendukung inisiatif-inisiatif serupa dalam mendorong industri kreatif di daerahnya.

Aries yang juga Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur ini, akan mendorong Dika meneruskan pendidikannya melalui sekolah kejar Paket C. Dia berharap usahanya semakin luas. Dengan bekal pendidikan yang semakin tinggi dan bisa menerima anak magang dari sekolah untuk membantu usahanya.

“Jika dibantu anak-anak magang dari pelajar SMK, pekerjaannya kemungkinan bisa ebih cepat selesai,” ujarnya.

Aries berharap Dika bisa mengimplementasikan ilmu otodidaknya ini kepada kepada SMK. Baik jurusan otomotif maupun desain grafis, karena pengalamannya yang cukup luar biasa, yang  banyak belajar dari media sosial.

Ke depan, diharapkan banyak melahirkan generasi muda yang memiliki kreativitas dan berkarya. Sehingga mampu menciptakan peluang lapangan kerja baru serta mengurangi pengangguran. (sm11)

Artikulli paraprakDialog Jurnalistik PIN S1 Unmul-PWI, Indro : Dewan Pers Keluarkan  Pedoman PPRA
Artikulli tjetërWabup Kukar Sulap Aula Rujab, untuk Nginap Penonton Kukarland Festival

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini