Beranda Kutai Timur Jelang Porprov Kaltim, Administrasi Dinyatakan  Siap, Kutim Fokus Kebutuhan Atlet

Jelang Porprov Kaltim, Administrasi Dinyatakan  Siap, Kutim Fokus Kebutuhan Atlet

774
0

Satumejanews.id. SANGATTA – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Proprov) VIII Kaltim di Paser, Kutim dinyatakan telah siap secara administrasi. Hal ini dinilai sangat menguntungkan, lantaran tidak mengalami hambatan berarti.

 “Saat ini, kita fokus mempersiapkan kebutuhan atlet yang akan bertanding di lapangan. Semuanya akan kita penuhi dengan baik. Sebab, hal ini juga bisa menunjang target yang ditetapkan Pemkab Kutim untuk bisa meraih tiga besar nantinya,” ujar Ketua KONI Kutim Rudi Hartono, usai rapat koordinasi pembentukan Kontingen Kutim, Kamis (30/4/2026).

Pihaknya memnta kepada pengurus KONI dan pengurus Cabang Olahraga (Cabor), agar mengubah pola pikirnya. Pengurus harus menempatkan diri sebagai pendukung utama keberhasilan atlet.

​”Tugas pengurus adalah melayani, bukan dilayani. Kita pastikan atlet bisa berangkat dan tinggal dengan tenang. Atlet tidak mungkin bertanding maksimal tanpa jaminan akomodasi dan konsumsi yang layak,” ujar Rudi.

​Rudi meyakini, prestasi di arena pertandingan merupakan refleksi dari kenyamanan atlet di luar lapangan. Sebagai bentuk komitmen, KONI Kutim memastikan kebutuhan dasar atlet akan dikawal ketat oleh pengurus kontingen, yang meliputi:

​Akomodasi & Transportasi: Jaminan tempat tinggal yang layak serta mobilisasi yang lancar selama kompetisi.

​Gizi & Konsumsi: Pengawasan ketat terhadap asupan makanan guna menjaga kondisi fisik atlet tetap prima.

​Bonus Kompetitif: Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah menyiapkan skema bonus sebagai bentuk apresiasi bagi para patriot olahraga Kutai Timur.

​Strategi “membereskan rumah tangga” lebih awal menjadi kunci kekuatan Kutim kali ini. Kutai Timur diklaim menjadi daerah pertama di Kalimantan Timur yang berhasil merampungkan struktur tim kontingen secara definitif.

​Dengan tuntasnya urusan administrasi, Rudi mengatakan, energi organisasi kini dialihkan sepenuhnya untuk mendampingi 64 Cabang Olahraga (Cabor). Fokus utama saat ini adalah memetakan potensi medali secara spesifik dan teknis.

​Selain aspek kesejahteraan, KONI Kutim juga bersikap proaktif terhadap perubahan regulasi. Rudi berencana melakukan diskusi dua arah dengan para ketua cabor guna mengantisipasi wacana penghapusan sejumlah nomor tanding oleh Pengurus Besar (PB) Porprov. (*/sm)