Beranda Kutai Timur Momentum HUT ke-27 Kutim, Tiga “Srikandi” Menaruh Secercah Harapan

Momentum HUT ke-27 Kutim, Tiga “Srikandi” Menaruh Secercah Harapan

337
0

Kepala Desa Singa Gembara Hamriani Kassa. (ist)

Satumejanews.id. KUTAI TIMUR. Momentum Hari jadi ke-27 Kutai Timur (Kutim) tentunya menjadi tumpuhan harapan masyarakat daerah ini, agar ke depannya menjadi lebih maju lagi. Tak terkecuali sejumlah pejabat yang terbilang sebagai “Srikandi” di wilayah kota Sangatta dan sekitarnya, selaku ibukota kabupaten ini.

Tiga Sri Kandi itu adalah, Kepala Desa Singa Gembara Hamriani Kassa, Camat Sangatta Utara Hasdiah, dan Camat Sangatta Selatan Dewi. Usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-27 Kutim di Lapangan Kantor Bupati Kutim, Senin (12/10/2026), ketiganya hampir menyatakan serupa.

Kepala Desa Singa Gembara Hamriani Kassa menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus diperkuat untuk mendorong pembangunan daerah.

Camat Sangatta Selatan Dewi (ist)

“Dirgahayu Kabupaten Kutim yang ke-27. Semoga semakin jaya, semakin cemerlang, dan harapan kita sinergi pemerintah dengan masyarakat membawa Kutim yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Senada, Camat Sangatta Utara Hasdiah berharap pertambahan usia kabupaten dapat diiringi dengan peningkatan pembangunan dan keberhasilan di berbagai sektor.

“Semoga Kutim semakin maju, pembangunannya semakin banyak, dan sukses selalu,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Sangatta Selatan Dewi menekankan pentingnya pemerataan pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat, termasuk warga di wilayah selatan.

Menurutnya, Sangatta Selatan juga membutuhkan perhatian dalam penyediaan infrastruktur dan fasilitas publik yang menunjang aktivitas masyarakat.

Camat Sangatta Utara Hasdiah (ist)

“Harapannya ada pembangunan yang merata, tidak hanya untuk utara, tetapi juga fokus di selatan karena selatan merupakan wilayah Kutim yang tertua,” ungkapnya.

Ia juga berharap tersedianya ruang publik dan fasilitas yang mendukung aktivitas anak-anak serta remaja. Keberadaan sarana olahraga dan ruang berekspresi dinilai penting agar generasi muda memiliki wadah untuk mengembangkan potensi diri melalui kegiatan positif.

Momentum HUT ke-27 Kutim pun diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan tahunan, tetapi juga penguat komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Dengan sinergi pemerintah dan masyarakat, kemajuan Kutim diharapkan semakin dirasakan hingga ke desa dan kecamatan.(lin)