Beranda Kutai Timur Kutim Dinilai Paling Siap Menuju Porprov VIII 2026

Kutim Dinilai Paling Siap Menuju Porprov VIII 2026

443
0

Ketua Umum KONI Kutim Rudi Hartono bersama Sekretaris Umum KONI Kaltim

Satumejanews.id. KUTAI TIMUR – Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim) Abdul Muis menilai, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) paling siap dalam menghadapi dan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII di Kabupaten Pasir mendatang.

“Saya melihat KONI Kutim paling siap menghadapi Porprov 2026. Melihat prossesnya, mulai dari persiapan administrasi, atlet dan sebagainya, Kutim sangat siap,” ujarnya, ketika membuka Rapar Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Kutim, Kamis (13/8/2026) di ruang Meranti, Kantor Bupati.

Menurutnya, untuk menuju Proprov VIII 2026 ini, Pemkat Kutim telah mentargetkan KONI Kutim meraih tiga besar. Dengan demikian, dari segi anggaran juga telah disiapkan sejak dini. Demikian juga persiapan lainnya, mulai atlet, administrasi dan sarana lainnya.

Sekretaris Umum KONI Kaltim Abdul Musi, ketika menyampaikan sambutan pada acara Rakerkab KONI Kutim

Menurut Abdul Muis sejumlah KONI kabupaten/kota lainnya masih melakukan komunikasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), pemerintah daerah, maupun DPRD masing-masing terkait dukungan anggaran untuk kontingen Porprov.

“Delapan KONI kabupaten/kota masih dalam tahap komunikasi dengan TAPD, pemerintah kabupaten/kota dan DPRD masing-masing terkait dana kontingen. Kalau melihat kesiapan ini, Kutim saya pikir sangat siap untuk menyukseskan Porprov,” ujarnya.

Dikatakan, kehadiran pihaknya dalam Rakerkab KONI di Kutim ini, untuk mengajak KONI Kutim turut mensukseskan Proprov VIII 2026 di Paser mendatang. “Saya mendapat pesan dari Ketua Umum KONI Kaltim Anderiy Syachrum, agar menyampaikan terkait kesiapan menghadapi Porprov dan penguatan tata kelola organisasi, pengelolaan organisasi, transparansi serta akuntabilitas.

Pengurus KONI Kaltim, KONI Kutim dan Cabor serta pejabat Kutim saat menghadiri Rakerkab KONI Kutim

Dijelaskan, saat ini KONI Kaltim tengah membangun platform digital yang diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi maupun anggaran. Langkah ini diharapkan guna meminimalisir kesalahpahaman komunikasi antara atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga hingga KONI di tingkat Kabupaten/Kota.

“Melalui platform digital tersebut, persoalan pengelolaan anggaran diharapkan tidak lagi menjadi sekat antara pengurus cabang olahraga dan atlet. Miss komunikasi terkait pengelolaan anggaran bisa diminimalisir,” ujarnya. (*/tg)