Beranda Kutai Timur Sukses Cegah Stunting, DPPKB dan Baznas Peroleh Penghargaan GENTING 2025

Sukses Cegah Stunting, DPPKB dan Baznas Peroleh Penghargaan GENTING 2025

1397
0

Satumejanews.id IBU KOTA NUSANTARA – Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kutim meraih penghargaan Apresiasi Orang Tua Asuh dalam Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025. Acara Apresiasi dan Monitoring Evaluasi dilaksanakan di Auditorium Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Lantai 2 pada Jumat (5/12/2025).

Penghargaan diserahkan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kaltim M. Syirajudin serta Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim dr. Nurizky Permanajati, disaksikan langsung oleh Kepala Badan OIKN Dr. Ir. Mochamad Basuki Hadimuljono. Penerima penghargaan adalah Wakil Ketua 3 Baznas Kutim Imam Wahyudi dan Kepala DPPKB Kutim Achmad Junaidi B.

Ditemui usai acara, Achmad Junaidi menyebut penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan terhadap peran ASN yang peduli dengan pencegahan stunting.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk lebih semangat menjadi orang tua asuh anak stunting. Sejak 2024 hingga 2025, saya telah menginisiasi seluruh pejabat DPPKB hingga jenjang Fungsional Teknis (JFT) untuk mengampu minimal satu anak berisiko atau anak stunting di setiap kecamatan dan desa di Kutim melalui program ‘Cap Jempol Stop Stunting’ yang masih berlangsung saat ini,” ujarnya.

Ke depannya, lanjut Achmad Junaidi, seluruh perangkat daerah di Kutim hingga Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) serta Dharma Wanita Persatuan (DWP) akan dilibatkan sebagai orang tua asuh.

“Telah terbit juga edaran Bupati tentang ajakan peduli cegah stunting. Melalui sosialisasi, kami akan mendorong seluruh stakeholder, termasuk perusahaan, untuk lebih peduli terhadap penanganan sanitasi, akses air bersih, dan pelayanan keluarga berencana,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua 3 Baznas Kutim Imam Wahyudi mengucapkan syukur atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, kolaborasi erat dengan perangkat daerah terkait membuat gerakan penanganan stunting di Kutim semakin masif. Berdasarkan data by name by address dari DPPKB, pihaknya secara rutin memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) setiap bulan.

“Kami juga telah mendapatkan penghargaan serupa dari Bupati Kutim dan penghargaan lain seperti Baznas Award Nasional. Penghargaan kali ini menjadi yang kedua dari BKKBN Kaltim, dan kami akan terus intens dalam mendukung program nasional ini,” jelasnya.

Sebelumnya Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Kaltim dr. Nurizky Permanajati menjelaskan penghargaan merupakan bentuk apresiasi kepada mitra yang telah berkontribusi aktif dalam Program GENTING.

“Semoga hal ini dapat mendorong upaya yang mereka lakukan di lapangan. Hari ini, kami juga bekerja sama dengan OIKN yang memiliki atensi tinggi terhadap permasalahan stunting,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Kaltim dan Badan OIKN juga menandatangani Berita Acara Pemanfaatan Data Kependudukan dan Keluarga Risiko Stunting (KRS) sebagai upaya sinergi dalam penanganan stunting.(smn4)