Satumejanews.id. SANGATTA — Sebanyak 32 peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dari jenjang Muda, Madya, dan Utama resmi dinyatakan lulus alias kompeten, setelah mengikuti berbagai ujian selama dua hari.
Kegiatan itu digelar PWI Kutim bekejasama dengan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskminfo Staper) selama tiga hari, sejak 17 hingga 19 Nopember 2025, di Hotel Victoria, Sangatta, Kutim, Kaltim.
Wajah sumringah dan senyum gembira terlihat dari semua peserta dan panitia. Sebab, sehari sebelumnya, hampir semua peserta tampak tampak tegang. Namun setelah mendengar pengumuman dan kelulusannya disampaikan pada sesi penutupan, berlangsung penuh haru dan kegembiraan.

Ketua PWI Kutim, Wardi, menyampaikan rasa syukur atas kelulusan para peserta. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan semakin meningkatnya kualitas wartawan di Kutai Timur. “Alhamdulillah, 32 peserta dinyatakan kompeten. Ini membuktikan komitmen kita untuk terus meningkatkan profesionalitas wartawan di daerah,” ujarnya.
Momen bahagia tampak dari wajah para peserta yang telah melewati proses panjang mulai dari uji penulisan, uji wawancara, hingga simulasi kerja lapangan. Banyak di antaranya mengaku lega sekaligus bangga karena berhasil memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan Dewan Pers.
Dalam sambutan penutup, perwakilan penguji dari Pikiran Rakyat, Refa Riana, memberikan pesan penting bagi para peserta yang baru saja dinyatakan kompeten. Ia menekankan bahwa UKW bukan akhir perjalanan, melainkan pintu awal untuk peningkatan kapasitas.
“Kelulusan ini bukan garis akhir. Wartawan harus terus belajar, memperbarui wawasan, dan meningkatkan keterampilan. Salah satu hal paling penting adalah terus mempelajari dan memegang teguh Kode Etik Jurnalistik (KEJ) karena itulah pedoman utama dalam bekerja,” tegas Refa Riana.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan dunia media semakin kompleks dengan hadirnya teknologi digital, penyebaran informasi yang cepat, serta meningkatnya tuntutan publik terhadap akurasi dan keberimbangan berita. “Dengan memahami KEJ, wartawan dapat menjaga kualitas dan integritas pemberitaan,” tambahnya.
Wardi berharap seluruh peserta yang telah dinyatakan kompeten dapat menjadi contoh positif di instansi maupun media masing-masing. Menurutnya, kompetensi bukan hanya tentang kemampuan teknis, tetapi juga tentang menjaga etika dan marwah profesi.
Dengan kelulusan 32 wartawan dari tiga jenjang tersebut, PWI Kutim menegaskan komitmennya untuk terus mendorong profesionalitas dan memperkuat peran pers dalam pembangunan daerah. (sm3)

























