Beranda Kominfo Kutim DPMPTSP Petakan Potensi Kecamatan, untuk Buka Peluang Investasi Terarah dan Merata

DPMPTSP Petakan Potensi Kecamatan, untuk Buka Peluang Investasi Terarah dan Merata

351
0

Satumejanews.id. KUTAI TIMUR – Guna mengetaui potensi wilayah di Kutim ke depan dan menarik investor, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melakukan pemetaan karakteristik dan keunggulan di masing-masing kecamatan. Langkah ini, sebagai dasar membuka peluang investasi yang terarah dan merata.

“Setiap kecamatan tentunya memiliki karakteristik serta potensi yang berbeda. Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam menyusun arah pengembangan investasi sesuai keunggulan wilayah,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutai Timur, Novian Pranata.

Menurutnya, pengembangan investasi di Kutim  tidak mestinya bertumpu pada sektor pertambangan. Potensi pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan, kehutanan, pariwisata hingga industri pengolahan memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Potensi kita tersebar di seluruh kecamatan. Karena itu, bagaimana potensi tersebut kita petakan, kemudian kita tawarkan kepada investor sesuai dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing wilayah,” ujar Novian.

Dikatakan, pemetaan itu bisa memperlihatkan kawasan hulu Kutim yang memiliki kekuatan pada sektor pertanian dan perkebunan. Kemudian ada  potensi peternakan, perikanan serta pengembangan industri pengolahan yang dapat diarahkan untuk menghasilkan nilai tambah bagi komoditas lokal.

Sedangkan di kawasan pesisir, peluang pengembangan perikanan, kelautan, pariwisata dan ekonomi berbasis pesisir menjadi salah satu potensi yang cukup besar untuk bisa dikembangkan. Kawasan Sangatta dan sekitarnya juga memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas perdagangan dan jasa.

Di kawasan selatan dan timur Kutim memiliki peluang yang berkaitan dengan pengembangan industri dan kawasan ekonomi, termasuk keterkaitannya dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan. Pemerintah daerah juga telah mengatur sejumlah kawasan industri di beberapa kecamatan sebagai bagian dari arah pengembangan wilayah.

Novian menegaskan, pemetaan potensi yang bisa di akses melalui laman https://peta-potensi-kaltim.my.canva.site/kutai-timur-potensi. Informasi ini diharapkan menjadi instrumen untuk mempertemukan potensi daerah dengan kebutuhan dan minat investor.

“Jadi kita tak hanya mengatakan bahwa Kutim punya potensi. Tapi harus jelas potensi itu berada di mana. Apa yang bisa dikembangkan. Siapa yang bisa mengelola dan bagaimana peluang investasinya,” katanya.

Ia menambahkan, pendekatan berbasis potensi wilayah juga penting agar investasi yang masuk memberikan dampak lebih luas terhadap masyarakat. Investasi diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan pelaku usaha lokal serta mendorong tumbuhnya industri hilir. (adv/sm2)