Beranda Kominfo Kutim Festival Budaya 2025 Digelar, Tampilkan Kekayaan Sejarah dan Kesenian

Festival Budaya 2025 Digelar, Tampilkan Kekayaan Sejarah dan Kesenian

376
0

Satumejanews.id. SANGATTA –  Guna mengangkat dan mempromosikan budaya di daerah ini, Pemkab Kutim melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelat Festival Budaya bertajuk Magic Land Kutim 2025. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari di kawasan di jogging track Polder Ilham Maulana, Sangatta, Kutim, Kalimantan Timur (Kaltim).

Kegiatan itu dibuka Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman pada Jumat (14/11/2025) malam, di Polder Ilham Maulana. Pada kesempatan itu, Ardiansyah mengatakan, keragaman budaya menjadi salah satu kekayaan yang dimiliki Kutim. Kelebihan tersebut menjadi salah satu modal penting dalam memperkuat identitas daerah sekaligus pelestarian tradisi lokal.

“Festifal Magic Land Kutai Timur 2025 dihadirkan sebagai wujud nyata pemerintah daerah dalam upaya menjaga warisan leluhur untuk terus melestarikan seni dan budaya yang cukup beragam diKutim,” ujarnya.

Menurut orang nomor satu di Pemkab Kutim ini, Kabupaten ini dianugrahi kekayaan sumber daya alam yang cukup melimpah. Salah satunya sumber daya sejarah kemanusiaan yang  ditemukan di Gua Karst Sangkulirang-Mangkalihat. Di mana peradaban manusia sudah ada sejak 10 ribu tahun sebelum masehi.

“Ini merupakan satu-satunya di Kalimantan Timur (Kaltim). Saya minta kepada instansi terkait untuk terus menggali terkait masalah ini. Sebab, ada kemungkinan menjadi akar sejarah bagi peradaban seni dan budaya yang ada di sekitar,” kata Bupati.

Dikatakan, kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk bisa menyaksikan berbagai seni dan budaya yang ada di Kutim, baik dari pesisir maupun pedalaman. Pihaknya berharap, kegiatan ini bisa dipahami secara baik seluruh masyarakat terkait sejarah dan budaya.

‘Karena kita tinggal di Kutim dan memiliki budaya Nusantara, di mana warga yang ada di daerah ini berasal dari berbagai etnis dari seluruh Indonesia. Untuk itu kepada masyarakat silakan hadir dan nikmati festival ini,” ajak Bupati Ardiansyah.

Pihak panitia dari Disdikbud sendiri, mengemas kegiatan tersebut agar lebih menarik. Salah satunya menampilkan berbagai kesenian dan budaya yang ada di Kutim. Termasuk adanya lomba-lomba, pameran, yang melibatkan para pelaku UMKM lokal. (adv/sm3)