Beranda Kominfo Kutim Disdikbud Kutim Bagikan Seragam Sekolah dan Fasilitas Digital di Sekolah

Disdikbud Kutim Bagikan Seragam Sekolah dan Fasilitas Digital di Sekolah

564
0

Satumejanews.id. SANGATTA –  Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus berusaha maksimal dalam memajukan sumber daya manusia (SDM) di daerah ini. Salah satunya, memberikan fasilitas kepada siswa berupa seragam hingga fasilitas digital.

Menurut Kepala Bidang Pembinaan (Kabid) Sekolah Dasar Disdikbud) Kutim Uud Sudiharjo, pembagian baju seragam, sepatu serta buku pelajaran secara gratis serta digitalisasi itu, diperuntukkan sekolah negeri maupun swasta secara merata.

“Sesuai arahan dari pak Kadis (Mulyono), setiap sekolah yang sudah menerima manfaat bantuan tersebut, sudah tidak diperkenankan untuk menarik iuran di sekolah kepada orang tua wali murid,” tegas Uud.

Tidak sampai di situ. Inovasi lain yang dihadirkan Dinas yang baru saja menerima penghargaan juara 1 PPID Award tingkat Kaltim ini juga memberikan beasiswa. ”Saat ini sudah mulai transfer ke masing-masing rekening siswa berdasarkan data usulan yang disampaikan para kepala sekolah,” jelasnya.

Selain itu, instansi yang beralamat di kawasan pemerintahan Bukit Pelangi Sangatta ini juga terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan  melalui sarana penunjang. Tambahan ruang laboratorium sekolah serta perlengkapannya secara bertahap juga terus diwujudkan. Termasuk memberikan tambahan pengalaman dan ilmu pengetahuan bagi tenaga pendidik dan kependidikan melalui berbagai pelatihan.

“Termasuk adanya internet gratis yang saat ini sudah bisa dinikmati di seluruh sekolahan. Salah satu manfaatnya ketika adanya Asesmen sudah bisa dilakukan di sekolahnya masing-masing,” ungkap Uud.

Dirinya menambahkan, saat ini seluruh sekolah SD di Kutim juga telah menikmati layanan listrik 24 jam. Fasilitas ini menjadi terobosan yang bisa memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan kenyaman bagi civitas sekolah dalam menjalankan proses belajar mengajar.

“Ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terutama bapak Bupati (Ardiansyah Sulaiman dan bapak Wakil Bupati (Mahyunadi) terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Kutai Timur,” pungkasnya. (adv/sm3)