Satumejanews.id. BARABAI — Komitmen Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) memodernisasi tata kelola keuangan daerah kian nyata. Itu dibuktikan melalui penyerahan 10 unit mesin Smart EDC dari Bank Kalsel untuk mendukung transaksi retribusi pasar secara nontunai.
Penyerahan bantuan alat rekam data elektronik tersebut di sela pelaksanaan apel gabungan di Halaman Kantor Bupati HST, Senin (7/9/2026). penyerahan ini juga dirangkai dengan peluncuran inovasi Gelora Retribusi (Gerakan Pelayanan Online Retribusi) oleh Dinas Perdagangan HST.
”Bantuan 10 unit mesin Smart EDC ini tentu sangat berarti dalam memperkuat digitalisasi keuangan daerah, mempermudah transaksi, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan pendapatan daerah agar lebih transparan dan akuntabel,” ujar Bupati HST, Samsul Rizal.

Bupati menyebut, dengan adanya inovasi Gelora dan mesin Smart EDC tersebut, pengolahan dan pencatatan penerimaan retribusi dan transaksi di lapangan akan menjadi lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
”Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bank Kalsel atas sinergi dan dukungan yang diberikan,” ucap Bupati berterima kasih.
Kepala Kantor Cabang Bank Kalsel HST, Widhas Raditya menegaskan, sebagai bank milik daerah, pihaknya berkomitmen menjadi mitra strategis Pemkab HST dalam mengakselerasi Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETPD) serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
”Penyerahan 10 unit Smart EDC ini wujud nyata dukungan Bank Kalsel dalam memperluas ekosistem transaksi nontunai di HST. Perangkat ini dirancang untuk meningkatkan transparansi, memberi kemudahan bagi masyarakat, serta mendorong optimalisasi PAD,” ujar Widhas kepada awak media.

Widhas berharap penyerahan 10 unit Smart EDC tersebut dapat memberi manfaat maksimal bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kemajuan ekonomi Bumi Murakata – HST.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) HST, Irfan Sunarko menyebut 10 unit mesin rekam data elektronik ini akan langsung difungsikan di empat wilayah UPTD Pasar di bawah naungan Dinas Perdagangan.
”Seiring dengan peluncuran oleh Bapak Bupati, kami telah menerima 10 unit Smart EDC. Mudah-mudahan dengan adanya alat ini, pencapaian dan pencatatan target retribusi daerah dapat tercapai secara akuntabel dan transparan,” ujar Irfan singkat. (adv-msb/jjd).

























